Arifinto-PKS Go International

Politikus PKS Arifinto
Politikus PKS Arifinto
Sumber :
  • VIVAnews.com

VIVAnews - Dunia maya bisa menyulap hidup dalam sekejap. Lihatlah Brigadir Satu Norman Kamaru. Berkat aksi gilanya berjoget lagu India, dari sebuah pos polisi Norman melesak tinggi. Namanya sohor. Kini diundang ke mana-mana dengan para gadis yang histeris melihatnya. Sudah masuk dapur rekaman dan mungkin sebentar lagi hidupnya berlimpah.

Tapi lihatlah Arifinto. Karir panjang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera  ini (PKS) redup dalam dua menit.  Dan itu karena dia teledor menonton video mesum yang diedarkan di dunia maya, ketika para anggota dewan sedang menggelar sidang paripurna.

Jika Norman disanjung banyak orang, Arifinto dihujat orang ramai. Durasi video itu cuma dua menit. Tapi karir panjang Arifinto langsung tamat. Senin, 11 April dia resmi mengumumkan pengunduran diri dari anggota dewan. Langkah yang dipuji sejumlah orang.

Seperti halnya Norman, kasus yang menimpa Arifinto juga sudah menyebar ke seluruh dunia. Sejumlah media asing menulis kasus ini.

New York Daily News.com menulis judul "Indonesian lawmaker and anti-porn crusader busted for watching porn during parliamentary session" atau "Anggota Anggota Parlemen Indonesia yang juga pendukung UU Pornografi tertangkap menonton video mesum saat rapat parlemen".

Media yang berbasis di New York, Amerika Serikat itu menulis tentang permintaan maaf Arifinto  kepada publik, dan juga pengunduran dirinya dari anggota dewan. Arifinto mengaku tidak sengaja membuka link video yang diterima dari pengirim surat elektronik yang tidak dikenal.

Ditulis pula bahwa skandal anggota DPR ini menjadi perbincangan hangat dan berita utama di media-media dengan negara yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia. "Ini keputusan saya. Tidak ada paksaan," kata ayah dengan lima orang anak ini seperti ditulis New York Daily News.com.

Sementara, Belfast Telegraph.co.uk, media yang bermarkas di Irlandia Utara menaruh judul "Anti-porn MP caught on sex websites" atau "Anggota Parlemen yang Anti-Pornografi tertangkap kamera sedang membuka situs porno."

Di sini disebut, Arifinto merupakan salah satu anggota DPR yang mendukung pengesahan UU Pornografi. Dan anggota dari Fraksi PKS yang bersikukuh agar UU Pornografi disahkan itu, tertangkap kamera sedang menyaksikan video porno di tengah debat parlemen.

Media ini bahkan menyebut sekilas tentang UU Pornografi yang dinilai sebagai salah satu undang-undang yang kontroversial. Belfast Telegraph menyebut, dalam UU Pornografi ada ancaman 15 tahun penjara bagi mereka yang berciuman di muka umum. Tidak hanya itu, mereka yang menampilkan karya seni erotis dan sensual di depan publik juga bisa diseret dengan undang-undang ini. Menyimpan, memiliki, dan menyiarkan materi porno juga dilarang.

Bahkan, Belfast mengungkit kasus video porno yang menjerat Ariel 'Peterpan' yang juga terjerat undang-undang ini. Selain itu, Belfast Telegraph juga menyebut kasus majalah Playboy Indonesia yang juga terkena kasus yang sama. Dua media Inggris lainnya The Independent dan Mirror juga menulis hal serupa.