KPU Kumpulkan KPUD Tagih Daftar Pemilih

VIVAnews - Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary menyatakan akan bersikap tegas kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) yang masih yang belum menyetorkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ke pusat.

Menurut, Hafiz Anshary, keterlambatan mereka karena KPUD masih disibukkan dengan kesibukan membuat laporan penghitungan suara dalam pilkada.

"Rapat hari ini juga untuk mempertanyakan keterlambatan tersebut, dan mereka beralasan karena berbarengan dengan Pilkada, sehingga sulit diselesaikan," ujar Hafiz Anshari sebelum memulai rapat kerja dengan seluruh KPUD se Indoensia, yang akan berlangsung dua hari, 18-19 Oktober 2008 di Jakarta.

Namun demikian, lanjut Hafiz, Komisi belum memikirkan opsi memperpanjang jadwal penetapan Daftar Pemilih Tetap, karena harus mempertimbangkan penyediaan logistik. "Risiko dari perpanjangan berarti logistik juga mundur, sedangkan beberapa perusahaan kertas butuh waktu 45-60 hari untuk penyediaan kertas saja, itu waktu yang singkat," tegasnya.

"Sampai saat ini belum ada KPUD yang belum bisa melaporkan DPT, kalau informasi saja, paling ada satu atau dua KPUD tiga kabupaten yang minta dispensasi untuk diperpanjang waktunya," tandasnya.