Setahun Jadi Presiden, Citra Jokowi Turun Drastis

Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

VIVA.co.id - Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai KOPI) merilis hasil survei terkait kinerja satu tahun pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Survei tersebut mengungkap bahwa 54,7 persen masyarakat Indonesia tidak puas dengan kinerja kedua pemimpin negara tersebut beserta kabinetnya.

Sehingga Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menerangkan bahwa citra positif Jokowi-JK selama satu tahun memimpin cenderung turun drastis.

"Jadi catatan turunnya terlalu jauh. Beberapa pihak terus mempertanyakan kenapa Jokowi-JK agak lama menunaikan janji-janjinya kepada rakyat," ujar Hendri di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu 18 Oktober 2015.

Akan tetapi menurutnya, hal tersebut masih dalam taraf wajar. Sebab selama ini memang belum ada satu pun Presiden dan Wakil Presiden yang sejak terpilih, selama satu tahun memimpin citranya berangsur naik.

"Setelah terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden dengan janji-janji kampanyenya. Sekarang citranya justru jatuh kenceng, akibat janji-janji kampanyenya sendiri," kata Hendri.

Untuk itu, Hendri menegaskan Jokowi-JK harus segera melemparkan pencitraan yang baru. Menurutnya harus diatur juga, kapan waktu yang tepat guna memunculkan pencitraan tersebut.

"Diatur bagaimana membuat citra Jokowi-JK yang lebih tegas misal, turunkan harga BBM. Jangan seperti pencitraan Jokowi yang ingin mengatasi kabut asap, yang ujung-ujungnya malah jadi meme," kata Hendri.

HNW PKS: Kabinet Jokowi Kental Nuansa Transaksional

Lihat

Kedai KOPI sendiri melakukan survei terhadap 384 responden yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan rincian 52 persen responden di Jawa dan 48 persen responden di luar Jawa.

Responden merupakan pengguna telepon yang dipilih secara acak dengan metode sampel acak sistematis.

Pengumpulan data dilakukan sejak 14-17 September melalui wawancara telepon, menggunakan kuesioner terstruktur. Respon berusia 17 tahun ke atas baik yang belum atau sudah menikah. Dengan Margin of Error kurang lebih sebesar 5 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Jokowi: Angkat dan Ganti Menteri Urusan Saya
Kongres PDIP

Batal Ikut Rapat Kabinet, JK Makan Siang dengan Megawati

Pertemuan tertutup ini digelar di tenga isu perombakan kabinet menteri

img_title
VIVA.co.id
8 Januari 2016