Travel Warning

Australia Tidak Perlu Peringatkan Warganya

VIVAnews – Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyampaikan sikap resminya atas tarvel warning yang dilakukan pemerintah Indonesia pada warganya terkait dengan eksekusi atas terpidana mati kasus Bom Bali I, Amrozi, Ali Ghufron dan Imam Samudra.

img_title Annie Areeya Influencer Thailand Dihujat Pansos Usai Ngaku Hamil Anak Aisar Khaled, Balas dengan Sindiran Menohok

Menurutnya, pemerintah Australia tidak perlu memperingatkan warganya untuk bepergian ke Indonesia. Selain itu warga Australia pada praktiknya tetap datang ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sikap MPR tersebut disampaikan Hidayat Nur Wahid ketika bertemu parlemen Australia, di gedung MPR, Senin, 3 November 2008. Parlemen Australia dipimpin jurubicaranya, Harry Jenkins.

img_title Kapolri Minta Vape Diharamkan, MUI Lampung: Fatwa Harus Dilihat dari Segi Dampak ke Masyarakat

Menurut Hidayat Nur Wahid, travel warning tersebut membuat tidak nyaman hubungan Indonesia-Australia. “Karena seolah-olah Australia tidak mempercayai kemampuan Indonesia untuk menghadirkan keamanan bagi warga Australia yang datang ke Indonesia,” katanya.

Seharusnya, parlemen Australia juga berperan menyampaikan pada pemerintah Australia bahwa penting bagi mereka mempercayai negara tetangganya, termasuk keamanan internal di negara-negara tersebut.

img_title Inara Rusli Geer Dikirim Makanan, Wardatina Mawa: Anak Mau Ngasih ke Ayahnya, Bukan Pasangan Barunya!

Karena itu, kata Hidayat, travel warning tidak perlu dilakukan. “Beliau-beliau tadi menyampaikan, bisa memahami keinginan Indonesia dan akan menyampaikan ke pemerintah Australia,” kata Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Hidayat, tidak ada imbas serius dari travel warning australia ke Indonesia,  Indonesia pun aman-aman saja sejauh ini. Bom bukan hanya ada di Indonesia tetapi bisa di mana saja, karena itu tidak perlu travel warning.

Perbincangan selain soal Amrozi juga tentang pentingnya demokrasi melalui pendidikan sejak usia dini. Usai bertemu pimpinan MPR, delegasi parlemen Australia bertemu pimpinan DPR.

ilustrasi gambar mobil Ford Mustang Dark Horse

Apes Banget, Beli Mobil di Facebook yang Datang Malah Hasil Curian

Ayah dan anak di Pennsylvania diduga menjual 12 mobil curian lewat Marketplace Facebook. Banyak kendaraan yang dijual mencapai Rp9 miliar dengan dokumen palsu.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut