Dua Bakal Caketum Ditegur Keras oleh Komite Etik

Ketua Komite Etik Munaslub Partai Golkar, Fadel Muhammad, memberikan keterangan pers di Nusa Dua Convention Center, Bali, Jumat (13/5/2016).
Sumber :

VIVA.co.id – Komite Etik memberikan teguran keras kepada dua kandidat ketua umum (ketum) DPP Partai Golkar. Ketua Komite Etik, Fadel Muhammad menuturkan hal tersebut diputuskan berdasarkan berbagai pengaduan yang diterima Komite Etik.

Priyo Tolak Airlangga Hartarto Dipilih Aklamasi dalam Pleno

Pengaduan yang diterima Komite Etik tak ditujukan kepada calon ketua umum belaka namun juga kepada penyelenggara seperti SC, OC dan lainnya. 

“Terhadap pengaduan yang kami terima, sampai saat ini kami menerima 205 pengaduan,” tutur Fadel saat memberi keterangan resmi di BNDCC, Bali, Senin 16 Mei 2016.

Munaslub Golkar Bisa Digelar Sebelum Akhir Desember 2017

Ratusan pengaduan tersebut disampaikan melalui pesan elektronik (SMS), lisan dan pengaduan tertulis.

 “Tetapi banyak yang tidak bisa kami proses karena bukti-buktinya tidak cukup,” jelas dia. 

Soal Maju Caketum, Aziz Syamsudin: Saya Tergantung Partai

Atas pengaduan-pengaduan tersebut, Fadel mengaku lembaganya telah memberikan surat teguran keras, surat peringatan dan surat imbauan kepada masing-masing kandidat, tim sukses beserta orang yang diduga melakukan pelanggaran etik. 

“Ada 23 surat yang kami keluarkan terdiri dari 2 surat teguran keras, 6 surat peringatan dan yang lain, sebanyak 15 surat imbauan,” kata dia.

Hanya Fadel tak bersedia mengungkap penerima teguran tersebut.

“Dalam konteks isi surat tersebut , kami Komite Etik tidak menyampaikan kepada publik karena bersifat rahasia,” katanya lagi.

Pada saat yang sama Fadel mengatakan, Komite Etik memiliki tim yang selalu mengawasi setiap gerak-gerik kandidat dan para peserta. Tim yang disebar, lanjut Fadel senantiasa memberikan laporan berkala mengenai hal-hal yang mereka temukan di lapangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya