Jokowi Semprot Empat Kementerian Lembaga Yang 'Disclaimer'

Presiden Jokowi.
Sumber :

VIVA.co.id – Dalam sambutannya pada penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah (LKP) Pusat di Istana Negera, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ‘menyemprot’ empat kementerian dan lembaga yang mendapatkan opini disclaimer. Itu artinya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tak memberikan pendapat (TMP) atau penilaian.

img_title Telkom Catat Pertumbuhan Pendapatan dan Laba pada Semester I 2026, Perkuat Peran di Danantara Indonesia

Presiden Jokowi, secara gamblang di hadapan para menteri kabinet dan kepala lembaga yang hadir, langsung menyebut kementerian dan lembaga yang dia maksudkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahun yang lalu saya sebutkan, kementerian dan lembaga mana. Sekarang saya sebutkan lagi, yang pertama yang disclaimer supaya diingat-ingat supaya tahun yang akan datang tidak. Yang pertama Kementerian Sosial, yang kedua Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga), yang ketiga TVRI, yang keempat Komnas HAM," ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya di Jakarta, Senin 6 Juni 2016.

img_title BEI Suspensi 72 Saham karena Telat Laporan Keuangan Kuartal I 2026, Ini Daftar Emitennya

Dia mengatakan, baru tahun ini pemerintah menggunakan standar akuntansi pemerintah (SAP) berbasis aktual dalam pelaporan keuangan pemerintah. Diakuinya, hal tersebut tidak mudah.  

"Tahun yang lalu saya ragu-ragu apakah ini bisa di kerjakan dengan baik oleh kita semuanya," katanya.

img_title BGN Rapat Bareng Komisi IX DPR Bahas Laporan Keuangan, Nanik S Deyang Absen

Namun dengan hasil laporan BPK, kata dia, membuktikan adanya perbaikan. Dari hasil laporan BPK ada 56 kementerian dan lembaga yang memperoleh opini wajar tanpa pengecualian atau WTP. Sementara 26 kementerian dan lembaga yang memperoleh opini wajar dengan pengecualian atau WDP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk TMP atau disclaimer pada tahun sebelumnya ada tujuh kementerian dan lembaga. Opini TMP atau disclaimer ini diberikan apabila auditor tidak bisa meyakini apakah laporan keuangan wajar atau tidak.

Opini tersebut bisa diterbitkan jika auditor menganggap ada ruang lingkup audit yang dibatasi oleh pemerintah yang diaudit. Selain itu auditor tidak bisa memperoleh bukti-bukti yang dibutuhkan untuk bisa menyimpulkan dan menyatakan laporan yang disajikan sudah dengan wajar.

COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria

Laporan Keuangan Danantara segera Dirilis, Dony Oskaria Janji Bulan Ini Selesai

COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkap bahwa laporan keuangan Danantara akan diselesaikan dan dirilis pada bulan ini atau ​​​​Oktober 2026.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut