Ruhut Sitompul Dukung Ahok di Pilkada 2017

Ruhut Sitompul.
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan Partai Demokrat masih belum menentukan sikap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

img_title AHY Umumkan Annisa Pohan Hamil 7 Bulan: Insyaallah Kalau Lahir Shio-nya Kuda Api

Namun, Ruhut yang juga anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengatakan, secara pribadi, ia memiliki sikap ingin mendukung Gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ruhut memberi sinyal sikap pribadinya itu akan menjadi sikap resmi partai yang dipimpin Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

img_title Trump Rayu Demokrat Setujui RUU Pendanaan untuk Akhiri 'Shutdown' AS

"Saya enggak tahu (sikap yang akan diambil Partai Demokrat). Tapi saya mendukung Ahok (sapaan Basuki). Tapi orang kan tahu Ruhut itu salah satu ‘ikon’ Demokrat," ujar Ruhut di sela acara pelepasan mudik gratis yang diselenggarakan Partai Demokrat di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu, 3 Juli 2016.

Ruhut mengatakan, SBY berpesan agar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat DKI terus menjalin komunikasi dengan kandidat potensial gubernur DKI, termasuk Ahok.

img_title AHY: Demokrat Tolak Tunjangan Anggota DPR RI

Ruhut tak menutup kemungkinan Demokrat, nantinya dapat juga mengadakan deklarasi dukungan kepada Ahok seperti telah dilakukan Partai Nasdem, Hanura, dan Golkar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sekarang masih melaksanakan pesan Pak SBY, berkomunikasi dengan semua calon," ujar Ruhut.

Sebagai informasi, Partai Demokrat memiliki 10 kursi di DPRD DKI. Partai Demokrat harus berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung kandidat gubernur DKI. Diatur Undang Undang Nomor 8 Tahun 2015, partai politik atau gabungan parpol di Jakarta harus memiliki minimal 22 kursi untuk bisa mengusung seorang kandidat.

Wakil Sekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon

IHSG Anjlok 8 Persen, Jansen Demokrat Desak Komisi XI DPR Panggil OJK dan BEI

Wasekjend DPP Demokrat Jansen Sitindaon mendesak Komisi XI DPR memanggil OJK dan BEI setelah IHSG anjlok 8,01 persen, sekaligus meminta evaluasi tata kelola pasar modal.

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut