PPP: Bom Bunuh Diri Bukan Jihad, Hukumannya Neraka

Sebuah bom bunuh diri meledak di Kota Madinah, tak jauh dari Masjid Nabawi, 4 Juli 2016.
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy mengutuk aksi bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta dan kejadian pengeboman di Madinah, Arab Saudi serta serangan bom lainnya yang terjadi pada selang waktu yang tak lama pada bulan Ramadan.   

img_title Fakta-fakta Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Jagakarsa

"Tindakan tersebut sama sekali bukan jihad dan pelakunya tidak digolongkan sebagai syahid bahkan dimasukkan ke dalam neraka. Allah SWT melarang seseorang bunuh diri atau menjerumuskan diri dalam kebinasaan," kata Romahurmuziy atau Romy saat dihubungi, Selasa 5 Juli 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini mengatakan, hal tersebut sebagaimana dinyatakan dalam Surat QS. Al Maidah (5): 32,

img_title Guru Ungkap Detik-detik Teror Bom Bikin Siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Panik: Diminta Tetap di Lapangan

"Barang siapa yang membunuh seorang manusia bukan karena orang itu membunuh orang lain atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi maka seakan-akan ia telah membunuh seluruh umat manusia," katanya.

Romy menegaskan bahwa bom bunuh diri sebagai teror. Hal itu terkutuk apalagi dilakukan dengan menyasar orang tak berdosa, perempuan dan anak-anak bahkan orang yang tengah beribadah di kota Nabi sebagaimana yang terjadi di Madinah.

img_title Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Saat Hari Pertama MPLS, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

"Tindakan itu pasti dilakukan para ekstremis ahli takfiri (mengkafirkan) dan pengecut, jauh dari pemahaman Islam yang tawassuth (tengah) dan i'tidal (tegak lurus)," paparnya.

Romy melanjutkan, di Indonesia sendiri hal tersebut tidak dibenarkan baik oleh negara maupun ulama. Fatwa MUI Nomor 3 tahun 2004 tentang Terorisme dan Keputusan Munas Alim Ulama NU tahun 2002 tentang Melawan Kezhaliman dengan Pengorbanan Jiwa, jelas-jelas telah menentang aksi bom bunuh diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Islam kata dia, bom bunuh diri tergolong haram karena sifatnya merusak, anarkistis, menciptakan rasa takut dan menyasar siapapun tanpa batas.

"Karenanya PPP menyerukan seluruh umat Islam untuk memelihara pesan damai Ramadan, tidak terpancing dengan ekstremisme dan tetap menjalankan mudik dan Idul Fitri dengan kebahagiaan bersama keluarga," katanya.

Polisi berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan

Wamendikdasmen Kutuk Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Minta MPLS Dihentikan Sementara

Selain itu, ia meminta meminta SDN Srengseng Sawah 15 Pagi menghentikan sementara pelaksanaan MPLS hingga ada kepastian bahwa kondisi sekolah benar-benar aman.

img_title
VIVA.co.id
13 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut