Pengetatan Caleg, Jangan Cuma Artis Jadi Sasaran

Caleg artis, Donny Damara, Edo Kondologit, Cornelia Agatha, Wanda Hamidah.
Sumber :
  • ANTARA/Dhoni Setiawan

VIVA.co.id – Anggota Komisi II DPR RI, Arteria Dahlan menilai, pembahasan rancangan Undang-undang Pemilu, khususnya soal persyaratan calon legislatif (caleg), sebaiknya tidak dibatasi fokus pada profesi tertentu seperti artis. Tetapi, fokus pada semua caleg.

img_title Sikap Menohok Deretan Artis Terkenal soal Karhutla, Sherina Munaf: Mulai Keruh

"Kalau pun ada pengetatan, itu semata-mata untuk memperbaiki kualitas caleg yang hendak ditawarkan untuk dipilih rakyat, sehingga apabila terpilih dapat bekerja optimal," kata Arteria, saat dihubungi, Minggu 28 Agustus 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini berharap, 560 orang anggota legislatif yang terpilih merupakan putra putri terbaik bangsa dan berintegritas. Karena, pengetatan syarat caleg tidak hanya artis yang menjadi sasarannya.

img_title Soal Revisi UU Pemilu, NasDem Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, Rifqinizamy Ungkap Alasannya

"Sebenarnya, dengan dilaksanakan pileg dan pilpres serentak, adanya sistem proporsional tertutup maupun terbuka, terbatas mutlak diperlukan sebagai bentuk perwujudan daulat partai," kata Arteria.

Menurutnya, persoalan pencalegan ini sangat berkorelasi dengan sistem dan mekanisme rekrutmen, serta kaderisasi di internal partai politik. Makanya, ia mengusulkan dalam UU baru, agar rekrutmen internal parpol harus menjadi fokus penting yang mampu menjamin transparansi dan akuntabilitas bagi publik terkait calon yang hendak ditawarkan oleh parpol.

img_title Revisi UU Pemilu, LAPD Mewanti-wanti Munculnya Legislative Rush

"Sekaligus, pengetatan persyaratan yang mereka yang hendak menjadi caleg, tentunya orientasinya pada setiap orang tanpa memandang profesinya apa, acuannya dalam ketentuan tata cara mekanisme penjaringan dan penyaringan yang ketat, transparan, akuntabel dan mengakomodir kehendak rakyat/masyarakat pemilih yang bersangkutan," kata Arteria.

Belakangan ini, tersiar kabar bahwa pemerintah akan membuat aturan baru pada Rancangan Undang Undang Pemilu. Salah satunya mengatur, agar partai-partai politik tidak asal menaikkan orang yang hanya berbekal ketenaran, seperti artis. Rencana ini pun, menimbulkan polemik di kalangan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Demokrat, Dede Yusuf

Ditanya soal Penambahan Jumlah Anggota KPU dan Bawaslu RI, DPR sebut Belum Ada Keputusan

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Demokrat, Dede Yusuf jelaskan bahwa belum ada keputusan mengenai wacana penambahan jumlah komisioner KPU dan Bawaslu

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut