Menkominfo: Google Harus Bayar Pajak agar Ada Kesetaraan

Menkominfo Rudiantara.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA.co.id – Perlawanan Google Asia Pacific Pte Ltd dengan menolak surat pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak menjadi kontroversi. Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) mendorong Google membayar pajak agar ada kesetaraan para pemain over the top (OTT) asing.

img_title Google Indonesia Buka Suara soal Sertifikasi Influencer

"Itu mengapa saya terus melakukan upaya-upaya agar OTT internasional membayar pajak," kata Menkominfo Rudiantara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 26 September 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara mengenai sanksi yang bisa dijatuhkan jika tidak membayar pajak, Rudiantara mengatakan otoritas itu ada di Dirjen Pajak. Menurutnya dalam menghadapi kasus ini, harus ada kesatuan dari berbagai pihak.

img_title Eks Dirjen Aptika Kominfo Jadi Tersangka Korupsi PDNS, Budi Arie: Itu Saya yang Laporkan

"Ini bukan persoalan berani bukan berani (jatuhkan sanksi). Kita ini kan pemerintah harus ada satu kesatuan. Pemerintah bukan dari sektor Kemenkominfo saja atau dari Dirjen Pajak saja, tapi harus satu," ujar dia.

Kominfo menegaskan, jika Google ingin eksis di Indonesia, maka harus menunjukan sikap baik sesuai dengan peraturan yang berlaku. Termasuk membayar pajak.

img_title Budi Arie Respons soal Jatah 'Jaga' Situs Judol: Setop Narasi Jahat!

"Masak OTT nasional bayar pajak, lalu OTT internasional tidak bayar pajak," kata Rudiantara.

Ilustrasi Google dan YouTube.

Google Indonesia Bongkar Rahasia biar Penghasilan YouTuber Meledak

Country Director Google Indonesia Veronica Utami menyebut pembuat konten (content creator) bisa menambah penghasilan melalui berbagai fitur lain yang sudah disediakan.

img_title
VIVA.co.id
6 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut