Golkar Ancam Pecat Kader Pembelot di Pilkada DKI

Ahok dan Djarot Daftar ke KPUD
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

VIVA.co.id – Bendahara Umum Golkar, Robert J Kardinal mengatakan Golkar akan memberikan sanksi bagi kader-kadernya yang membelot tak mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ya, seperti diketahui Golkar bersama PDIP, Nasdem dan Hanura menjadi partai pendukung serta pemenangan pasangan Ahok-Djarot.

img_title KPU Surakarta Akui Verifikasi Ijazah Gibran saat Pilkada Tidak Sampai ke Singapura, Cuma Kemendikbud

"Pasti ada sanksinya. Partai Golkar kan ada aturan yang berlaku. (Sanksi) yang terjelek ya pecat. Ada kadar-kadarnya," kata Robert di lapangan eks Golf Driving Range, Jakarta, Minggu 23 Oktober 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, saat ini Golkar sudah menyiapkan kader-kadernya untuk memenangkan Ahok. Kader yang disiapkan mulai dari level DPRD, DPR RI, dan semua kader yang berdomisili di Jakarta.

img_title KPU Jelaskan Proses Verifikasi Syarat Pendidikan Pencalonan Gibran Jadi Wapres: Pakai Dokumen saat Pilkada Surakarta

"Semua kader yang tinggal di DKI harus mensukseskan pilkada memenangkan Ahok-Djarot," kata Robert.

Sebelumnya, Ketua Departemen bidang energi dan energi terbarukan DPP Golkar, Dedy Arianto menyatakan pengunduran dirinya dari kepengurusan Partai Golkar karena tak sepaham dengan partainya untuk mengusung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta.

img_title Hanura Prioritaskan Kader Berpotensi Maju Pileg-Pilkada

Lalu menyusul berikutnya, politisi senior Golkar, Indra Bambang Utoyo mengatakan soal adanya sejumlah kader Golkar yang meminta agar mempertimbangkan kembali pencalonan petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok oleh Golkar.

Tak hanya itu, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Sirajuddin Abdul Wahab sempat menyatakan ada sekitar 100 kader muda Golkar yang tak mendukung Ahok dan Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Mereka justru mendukung Agus Harimurti dan Sylviana Murni.

Ketua Bawaslu Kota Surakarta Budi Wahyono

Bawaslu Surakarta Buka Suara soal Pencalonan Gibran di Pilkada: Tidak Ada Laporan Dokumen Pendidikan

Bawaslu Kota Surakarta, Jawa Tengah membuka suara tentang verifikasi faktual ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat maju dalam Pilkada Kota Surakarta 2020.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut