Hak Angket Dugaan Penyadapan SBY dan KH Ma'ruf Jalan Terus

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan.
Sumber :
  • Viva.co.id/Fajar GM

VIVA.co.id – Meski ditentang banyak pihak, Fraksi Partai Demokrat di DPR RI tetap saja mengajukan hak angket untuk menyelidiki kasus dugaan penyadapan percakapan antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua MUI, KH Ma'ruf Amin.

img_title Soal Pati Polri Ditangkap Karena Diduga Menyadap Presiden, Yusril: Itu Rumor, Mohon Bersabar

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, hak angket diajukan fraksinya karena berkaitan dengan masalah hak privasi warga negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita lihat ada masalah serius yang ingin diselesaikan lewat hak angket tersebut. Kami masih terus komunikasikan dengan fraksi partai lain, tinggal tunggu waktu saja," ujarnya di gedung Wisma Proklamasi, Jakarta, Sabtu, 4 Februari 2017.

img_title Dewas KPK Terima 762 Laporan Penyadapan hingga 6 SP3 Sepanjang Semester I 2026

Hinca Panjaitan mengatakan, Partai Demokrat akan mengandalkan Benny K Harman untuk mengawal lobi hak angket penyadapan agar berjalan terus.

"Pak Benny K Harman akan menjadi garda di depan untuk meyakinkan fraksi-fraksi di Demokrat bahwa masalah penyadapan berkaitan dengan hak privasi setiap individu," ujarnya.

img_title Mengejutkan, Data Jutaan User Pokemon Go Diduga Dipakai untuk Kepentingan Militer AS

Secara pribadi, Hinca mengaku tidak mempermasalahkan komentar negatif orang yang memandang pengajuan hak angket tersebut sebagai sesuatu yang tidak krusial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak masalah kalau ada yang menilai seperti itu. Yang penting kita berusaha saja terlebih dahulu," ujarnya.

Kata penyadapan itu muncul saat SBY menggelar konferensi pers beberapa hari lalu. Kata penyadapan itu dilontarkan SBY setelah namanya dan KH Ma'ruf disebut-sebut dalam persidangan perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (one)
 

Ilustrasi Polri.

Awal Mula Isu Pati Polri Ditangkap, Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan

Rumor enam pati Polri ditangkap terkait dugaan penyadapan ramai di media sosial. Polri dijadwalkan memberi penjelasan resmi pada Selasa sore. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut