PKS Minta MKD DPR Copot Victor Laiskodat

Victor Laiskodat (kiri)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Partai Keadilan Sejahtera mendesak Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR untuk mencopot politikus Nasdem sebagai anggota DPR. Permintaan ini karena pernyataan Victor yang menyinggung beberapa parpol mendukung negara khilafah.

img_title PKS soal Peluang Dukung Prabowo 2 Periode: Ini Bukan Cepet-cepetan!

"Termasuk itu juga (meminta memecat Victor jadi anggota DPR)," kata Ketua Departemen Hukum DPP PKS Zainudin Paru usai membuat laporan polisi di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin 7 Agustus 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, desakan pencopotan Victor karena politisi partai Nasdem ini dinilai melanggar sumpah sebagai anggota DPR.

img_title PKS Umumkan Susunan Lengkap Dewan Pengurus Pusat Periode 2025-2030, Ini Daftarnya

"Diduga kuat bahwa saudara Victor sudah melanggar sebagai seorang pejabat negara dan melanggar sumpah janji anggota DPR," ucapnya.

Meski demikian, pihaknya menyerahkan proses pelanggaran etika sepenuhnya kepada MKD DPR. Sebagai lembaga kehormatan DPR, MKD mesti memberikan ketegasan untuk bisa mencopot MKD.

img_title Jadi Polemik, PKS Desak Mendagri Kaji Ulang Status 4 Pulau Aceh yang Masuk Sumut

"Kami hanya memberi laporan termasuk bukti dan argumentasi yang sesuai UU MD3. Selanjutnya putusan kita serahkan ke MKD sebagai lembaga yang bertanggung jawab menjaga marwah anggota dewan," tuturnya.

Kemudian, ia meminta kasus Victor ini dijadikan pelajaran untuk masyarakat khususnya politisi untuk menjaga ucapan. Pasalnya, bila bicara tidak paham dan sensitif akan berdampak fitnah.

"Yah politisi tidak boleh seperti itu (bicara sembarangan)," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut pernyataan Victor justru menguntungkan PKS. Menurutnya, masyarakat bisa melihat bahwa politikus Nasdem melakukan provokasi. Padahal, Nasdem selalu mengkampanyekan Pancasila dan cinta NKRI serta Bhineka Tunggal Ika menjadi provokasi.

"Kami tidak ngaruh. Kami malah beruntung dengan adanya ucapan Victor ini. Jadi masyarakat sekarang tersadarkan bahwa selama ini yang mengkampanyekan saya Indonesia, saya Pancasila, cinta NKRI, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, PKS mengikuti jejak PAN dan Partai Gerindra untuk melaporkan Victor ke Bareskrim Polri. Victor dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian dan permusuhan terkait pidatonya di Nusa Tenggara Timur pada 1 Agustus lalu.

Pidato Victor di Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut pun viral di dunia maya. Dalam video tersebut, Victor diduga menyebutkan ada empat partai di antara Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN yang diduga mendukung adanya khilafah karena menolak Perppu Ormas.

Calon Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin (kanan)

Sah! Suhud Alynudin Resmi Jabat Ketua DPRD DKI Jakarta

Suhud Alynudin resmi dilantik menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta dengan sisa masa jabatan tahun 2024-2029 menggantikan Khoirudin sebagai Ketua DPRD sebelumnya.

img_title
VIVA.co.id
8 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut