Menhan: Jokowi Sudah Tegur Jenderal Gatot

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA.co.id – Presiden Joko Widodo dalam sidang paripurna Kabunet di Istana Negara sempat melontarkan sindiran agar jajaran di bawahnya tak mengumbar pernyataan yang membuat masyarakat bingung. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut sindiran itu untuk Panglima TNI Jenderal Gatot Subroto.

img_title Sehari Usai Lapak Narkoba Digempur Polisi, 3 Orang Ditembak dan Ditikam di Kampung Ambon

"Saya rasa sudah (Jokowi tegur Jenderal Gatot). Kan beliau dipanggil, Menko Polhukam dipanggil. Saya enggak. Pastilah ada dikasih tahu lah, saya juga sering juga dikasih tahu. Enggak ada masalah," kata Ryamizard, di Istana Negara, Jakarta, Senin 2 Oktober 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ryamizard menegaskan, dalam arahan Presiden Jokowi memang menginginkan agar situasi tetap damai dan tidak ada kegaduhan. Di dalam kabinet, tidak boleh ada politik yang justru memunculkan kegadugan.

img_title Aksi Koboi Pencuri Pakai Senjata Api Lawan Polisi, Berakhir Pincang Kena Tembak di Kaki

"Kalau di luar orang politik segala macam maklum lah. Tapi di dalam lingkaran kabinet enggak boleh," lanjut mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu.

Pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot mengenai adanya 5 ribu senjata, memang sempat menimbulkan polemik. Menko Polhukam Wiranto bahkan langsung membantahnya, dan menyebut pengadaan senjata yang benar sekitar 500 pucuk yang dipesan BIN secara resmi.

img_title 5 Sindikat Sabu Diciduk di Bekasi, Polisi Temukan 2 Senjata Api dan 16 Peluru Tajam

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyindir bawahannya yang kerap mengumbar pernyataan yang membuat masyarakat khawatir dan bingung. Tanpa menyebut nama, Jokowi mengingatkan politik negara harus kondusif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, bawahannya harus ingat sebagai bagian dari pemerintah harus memperhatikan sikap dan pernyataan.

"Politik harus kondusif. Oleh sebab itu, jangan bertindak dan bertutur kata yang membuat masyarakat khawatir dan bingung. Semuanya," kata Jokowi, dalam pidato pembukaanya pada rapat kabinet paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin, 2 Oktober 2017.
    

Ilustrasi prajurit Kopassus.

Kasus Tewasnya Prajurit Kopassus di Gudang Senjata, Satu Prajurit Jadi Tersangka

Seorang prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD berinisial Letda Inf. AG ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi Militer (Pom) diduga lalai gunakan senpi

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut