Nusron: Jokowi Tak Ingin Golkar Pecah

Politikus Partai Golkar Nusron Wahid
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Agus Rahmat.

VIVA - Ketua Bidang Pemenangan Pemilu I Partai Golkar Nusron Wahid mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah tahu kondisi internal partai berlambang pohon beringin itu. Sejumlah kubu muncul setelah Setya Novanto ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena dugaan korupsi KTP elektronik.

img_title Bahlil Tepis Setya Novanto Masuk Struktur Partai Golkar

Namun, di tengah situasi Golkar saat ini, Nusron mengatakan, kepentingan Jokowi adalah agar partai ini tidak terpecah dengan dinamika yang berkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi yang jelas beliau sangat konsen untuk kepentingan persatuan, kesatuan dan perdamaian Golkar. Beliau juga konsen jangan sampai kita itu pecah," kata Nusron, sebelum menghadap Presiden Jokowi di Istana Bogor, Rabu, 6 Desember 2017.

img_title Peluang Setnov jadi Pengurus Partai, Golkar: Dia Senior, Tak Mungkin Dibawah Bahlil

Golkar adalah salah satu partai yang mendukung pemerintahan Jokowi. Walau pada pilpres 2014, memilih mengusung Prabowo-Hatta.

Namun, untuk Pilpres 2019, Golkar sudah mendeklarasikan mengusung kembali Jokowi sebagai calon presiden 2019-2024.

img_title Penjelasan Resmi Kakanwil Ditjenpas Jabar Terkait Pembebasan Bersyarat Setya Novanto

"Beliau (Jokowi) juga konsen ingin bagaimana situasi di Partai Golkar ini bisa cepat selesai dan kemudian bisa segera ikut pilkada sama ikut pilpres dan pileg.” (mus)

Setya Novanto.

Satu Rumah Setya Novanto di Kupang Dilelang KPK

Aset Setya Novanto dijual KPK dengan nilai limit Rp2.181.065.000 atau Rp2,18 miliar. Bila masyarakat ingin membeli aset itu, maka harus setor uang jaminan sebesar Rp1 M

img_title
VIVA.co.id
26 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut