Kemendag Minta RItel Modern Jual Bahan Pangan Ini Sesuai HET

Ilustrasi ritel modern.
Sumber :
  • Antara/Wahyu Putro

VIVA – Kementerian Perdagangan mewanti-wanti pengelola dan pengusaha ritel modern untuk tetap menjual sejumlah komoditas pangan dengan harga yang sesuai ketetapan dalam harga eceran tertinggi atau HET.

img_title Paviliun Indonesia Raih 14 Kontrak Ekspor Senilai Rp 54,5 Miliar di Food and Hospitality Asia 2026

"Kami minta pengusaha ritel modern tetap menjual dengan harga sesuai ketetapan HET. Terutama, jelang Ramadan yang kerap dimanfaatkan untuk menaikkan harga jual," kata Staf Ahli Menteri Perdagangan Dody Edward di Padang, Rabu 11 April 2018

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pemantauan di lapangan lanjut Dody, saat ini harga jual di beberapa ritel modern yang dikunjungi, masih terpantau stabil. Walau demikian, Kementerian Perdagangan tetap akan terus melakukan pemantauan. 

img_title Kemendag Gandeng Tokopedia-TikTok Shop Latih Perempuan Pelaku Usaha Lindung Kekayaan Intelektual

Penentuan Harga Eceran Tertinggi (HTE) Beras

Harga beras

img_title Harga CPO Melonjak Imbas Kondisi Geopolitik dan Tingginya Permintaan

"Ritel modern harus tetap menjaga harga di batas HET. Bahkan, kita usulkan. Kalau bisa dipasang informasi bagi pengunjung mengenai HET ini," tegasnya. 

Kementerian Perdagangan, tegas Dody, memasang HET sebagai acuan para pedagang dalam menjual sejumlah komoditas pangan, seperti Gula pasir yang diberikan HET seharga Rp12.500 per kilogram, daging beku Rp80 ribu per kg dan minyak goreng curah kemasan diharga Rp11.000 per liter. 

Sementara itu, untuk beras premium dijual dengan HET Rp13.300 per kg dan beras medium dibanderol Rp9.850 per kg.

Gula jagung.

Ilustrasi gula

"Selain itu, kita juga meminta pengelola ritel modern untuk memasang label informasi kualitas pada kemasan beras, khususnya beras premium," ujar Dody. 

Untuk ketersediaan stok jelang Lebaran, Dody menyebutkan, Kementerian Perdagangan akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Badan Urusan Logistik. Terutama, untuk ketersediaan stok beras dan gula pasir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketersediaan dan kepastian stok sendiri akan diawasi oleh satgas pangan yang juga menggandeng pihak Kepolisian. Bahkan, pengawasan akan sampai di level petani.

"Kami akan pastikan pasokan ada dan harga terjamin dan kami akan minta seluruh kementerian untuk mengawal itu semua," tuturnya.

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti

Optimalkan Perjanjian Dagang, Kemendag dan Kadin Perkuat Sinergi Dongkrak Pasar Ekspor

Kementerian Perdagangan bersama Kadin Indonesia terus memperkuat sinergi, guna mengoptimalkan pemanfaatan berbagai perjanjian dagang yang telah berlaku saat ini.

img_title
VIVA.co.id
8 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut