Mengintip Kecanggihan Operasional Kereta MRT Jakarta

Kereta MRT berada di Depo Lebak Bulus
Sumber :
  • Instagram.com/@mrtjkt

VIVA – Pengoperasian kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia dipastikan dimulai pada Maret 2019. Sejumlah sarana dan prasarana pun telah disiapkan termasuk mendatangkan kereta baru.

img_title Demo Massa di Jakarta, MRT Tutup Sementara Pintu Masuk Stasiun Dukuh Atas

Bahkan, dalam pengoperasiannya nanti, PT MRT Jakarta memastikan bahwa sistem yang akan digunakan sudah cukup modern, layaknya transportasi massal yang ada di negara maju saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas apa yang membuat MRT Jakarta berbeda?

img_title Berlaku 12 Oktober, MRT Jakarta Ubah Sistem Tap, Ini yang Harus Diketahui Penumpang

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, mengatakan, nantinya pengoperasian MRT Jakarta menggunakan sistem CTBC atau Communication Train Based Control.

CTBC merupakan sinyal telekomunikasi antara jalur dengan rangkaian kereta, sehingga kereta terpantau secara akurat. Sistem ini banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan transportasi massal di dunia.

img_title Pramono Ungkap Rencana Besar MRT Jakarta, Bakal Tembus Bekasi dan Banten!

"Itu pengoperasiannya di pusat pengendali kereta, letaknya nanti ada di Lebak Bulus," kata William kepada VIVA.

Pembangunan jalur dan depo Mass Rapid Transit (MRT) di Lebak Bulus, Jakarta

Ia mengungkapkan, dalam operasionalnya ada tim sendiri yang melakukan pemantauan dan pengontrolan kereta MRT Jakarta tersebut. Kapan kereta itu berjalan, dan juga kapan kereta MRT Jakarta itu berhenti.

"Bisa diatur tepat waktu, titik berhentinya tepat, kapan berangkat dan berhentinya. Karena dioperasikan bukan manusia," katanya.

Lalu, apa peran dan fungsi dari masinis MRT Jakarta tersebut? Menurut William, sebenarnya tidak terlalu banyak peran dari masinis itu.

"Pada saat emergency (darurat), kemudian pada saat pintu tertutup secara otomatis kadang-kadang orang mau masuk, bisa dibukakan," katanya.  

Kereta MRT Memijak rel di Depo Lebak Bulus.

Senada dengan bosnya, Laras, masinis wanita MRT Jakarta mengungkapkan, pada prisipnya pengoperasian kereta MRT Jakarta kali ini tidak akan terlalu sulit, terlebih pengoperasian sudah diatur dalam sistem kendali di pusat.

"Karena dikendalikan sama pusat, jadi masinis perannya hanya sebagian kecil saja," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, untuk kemudahan perpindahan transportasi, William menuturkan, perusahaan akan menyediakan terminal untuk kendaraan bus, halte bus TransJakarta dibangun melekat dengan MRT.

"Kemudian kami membangun dengan pemilik bangunan di sana beberapa titik untuk parkir tadi, salah satunya dengan Carefour," ujarnya.

MRT Jakarta

Ditegur karena Minum di MRT, Pria Ini Malah Cekcok dengan Satpam hingga Berujung Viral

Video penumpang MRT Jakarta berdebat dengan satpam karena membawa viral. MRT menjelaskan aturan larangan makan dan minum di stasiun serta kereta. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut