Harga Minyak Mentah Tembus Level Tertingginya Sejak 2014

Sumur minyak mentah.
Sumber :
  • REUTERS/Andrew Cullen

VIVA – Harga minyak mentah Amerika Serikat menyentuh level US$68 per barel pada perdagangan Rabu waktu setempat. Harga tersebut tembus level tertinggi dalam tiga tahun terakhir. 

img_title Antisipasi Dampak Konflik Palestina-Israel, Pemerintah Kaji Harga Pertalite Sesuai Jenis Kendaraan

Dilansir dari Business Insider, Kamis 19 April 2018, harga minyak West Texas intermediate melonjak lebih dari 2 persen atau menyentuh level tertingginya sejak akhir 2014. Sementara itu, harga minyak patokan internasional Brent juga mengalami kenaikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Minyak Brent diperdagangkan naik 1,5 persen menjadi US$72,49 per barel. Kenaikan harga minyak ini pun diketahui karena terdorong kekhawatiran akan semakin minimnya pasokan minyak global. 

img_title SKK Migas Pantau Ketat Dampak Konflik Hamas-Israel ke Sektor Hulu Migas Indonesia

Badan Administrasi Informasi Energi AS pun merilis bahwa persediaan minyak mentah AS turun 1,1 juta barel pada pekan lalu menjadi 428 juta barel. 

Sementara itu, Arab Saudi pun menargetkan harga minyak mentah mencapai US$80 hingga US$100 per barel pada tahun ini. Kondisi itu memberi sinyal bahwa OPEC masih akan membatasi produksi minyak hingga akhir tahun ini.  

img_title Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Akibat Perang Israel Vs Hamas
Ilustrasi Harga Minyak

Perang Israel-Iran Dorong Harga Minyak Mentah Naik, Segini Proyeksi Analis

Perang Israel-Iran picu lonjakan harga minyak mentah dunia. Analis prediksi bisa tembus US$120 per barel terutama jika serangan ditujukan ke sekitar Selat Hormuz.

img_title
VIVA.co.id
23 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut