Sistem Usaha Terintegrasi OSS Diluncurkan Usai Lebaran

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.
Sumber :
  • Agus Rahmat/VIVA.co.id

VIVA – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, sistem perizinan berusaha terintegrasi melalui sistem elektronik atau yang dikenal sebagai One Single Submission atau OSS akan diluncurkan setelah Lebaran.

img_title Pengembangan 100 GWp Tenaga Surya Diproyeksi Buka Peluang Investasi Hampir US$73 Miliar

"Habis Lebaran kita mulai juga untuk mengejar dan saya berusaha luncurkan OSS habis Lebaran," tutur Menko Darmin saat ditemui di Jakarta, Sabtu, 16 Juni 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Darmin belum dapat memastikan tanggal tepat peluncuran tersebut sebab hal itu kata dia, tergantung keputusan dan kesiapan dari jadwal Presiden Jokowi.

img_title Bos Danantara: Prabowo-Putin Bahas Investasi Pupuk hingga Perkapalan

Darmin juga mengungkapkan, pada dasarnya, peluncuran layanan tersebut sudah ditunggu-tunggu para investor. Bahkan sudah banyak pihak yang menyampaikan keinginan untuk mendaftar.

"Yang mau daftar sih sudah banyak investor. Investor yang besar-besar itu bilang kita yang pertama dong. Ya ini repot juga kalau semua mau yang pertama," ungkapnya.

img_title Talenta RI Jadi Incaran, Investasi Pendidikan Tinggi Mulai Digenjot

Sebelumnya Darmin telah meminta kenaikan pagu anggaran kementeriannya kepada DPR untuk merealisasikan pelaksanaan sistem OSS. 

Permintaan kenaikan anggaran tersebut dilakukannya setelah Presiden menyetujui agar penerapan pelayanan OSS dialihkan dari yang sebelumnya ditugaskan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal menjadi ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalihan tersebut dilakukan karena Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan pihaknya belum siap melaksanakan sistem tersebut dan meminta waktu enam bulan untuk menyiapkan struktur organisasi maupun SDM-nya.

Bila BKPM telah siap maka pelaksanaan sistem tersebut akan dikembalikan Kemenko Perekonomian kepada BKPM. (ren)

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae

OJK: Penyaluran Kredit Industri Perbankan Tembus Rp 9.135 Triliun Per Juli 2026

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, melaporkan penyaluran kredit perbankan Rp 9.135 triliun per Juli 2026, tumbuh 13,58 persen secara tahunan (yoy).

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut