Mei 2018, Utang Pemerintah Pusat Tembus Rp4.169 T

Menteri Keuangan, Sri Mulyani memberikan keterangan pers kinerja APBN 2018
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Total utang Pemerintah pusat per Mei 2018 tercatat sebesar Rp4.169,09 triliun atau tumbuh 13,55 persen secara tahunan (yoy). Dengan capaian itu maka rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 29,58 persen.

img_title ULN Sektor Publik Melambat, BI: Utang Luar Negeri RI November 2025 Turun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pihaknya akan tetap menjaga keuangan negara dengan hati-hati. Ia mengakui banyak pihak yang menjadikan utang sebagai bahan kritikan terhadap pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemerintah tetap akan menjaga pengelolaan keuangan negara dan APBN secara hati-hati melalui peraturan perundang-undangan, mengikuti indikator kesehatan keuangan, sehingga kami bisa jaga terus dengan baik," kata Ani dalam konferensi pers APBN KiTa di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin 25 Juni 2018.

img_title Rupiah Melemah Usai Laporan Perlambatan Utang Luar Negeri RI di Oktober 2025

Dia menjelaskan, bahwa utang pemerintah harus dibedakan dengan utang korporasi maupun utang rumah tangga. Artinya tidak bisa disamakan atau tidak bisa dibandingkan dengan hal yang tidak sesuai.

"Jadi kalau membahasnya harus konsisten saja. Kalau utang korporasi dibandingkan dengan koorporasinya, kalau BUMN ya dibandingkan total BUMN nya. Kalau rumah tangga dibandingkan dengan rumah tangga," ujarnya.

img_title Rupiah Melemah Usai BI Umumkan Turunnya Utang Luar Negeri RI di Agustus 2025

Jika dirincikan utang pemerintah itu terdiri dari pinjaman sebesar Rp767,82 triliun dan Surat Berharga Negara sebesar Rp3.401,77 triliun. Rasio utang terhadap PDB ditetapkan 29,58 persen dari asumsi total PDB hingga Mei 2018 sebesar Rp14.092,72 triliun.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS

Rupiah Melemah ke 17.156 Dibayangi Lonjakan Utang Luar Negeri & Kondisi Fiskal RI

Hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.156 per dolar AS. Posisi itu melemah 18 poin atau 0,10 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.138 per dolar AS

img_title
VIVA.co.id
17 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut