Tak Cuma Nonton, Suporter Asian Games Didorong Belanja

Warga berjalan di samping display promosi Asian Games 2018 di Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA – Sedikitnya 170 ribu suporter dari negara-negara Asia akan berkunjung ke Jakarta dan Palembang sepanjang perhelatan Asian Games XVIII pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Suporter tersebut tak hanya menonton namun didorong untuk wisata berbelanja di kedua kota.

img_title Promo Tanggal Kembar Bikin Kalap? Ini Cara Belanja Hemat agar Gaji Tak Cepat Habis

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, Bambang Prihantoro, mengatakan hal itu merupakan upaya penyelenggara supaya perhelatan olah raga tingkat benua Asia itu memberikan dampak ekonomi yang signifikan untuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sudah berinvestasi triliunan rupiah. Kalau tidak ada dampak ekonomi, berarti Asian Games tidak sukses. Karena kita ingin tidak hanya sukses di penyelenggaraan pertandingan, tetapi Asian Games juga memberi dampak ekonomi yang tinggi," ujar Bambang dalam diskusi penyiapan transportasi Asian Games di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Juni 2018.

img_title Penjualan Eceran Naik, Makanan hingga Rokok Jadi Penopang Belanja Warga RI

Bambang menyampaikan, strategi yang ditempuh adalah menyediakan sarana transportasi yang menghubungkan hotel tempat para suporter menginap, ke venue pertandingan, sekaligus juga sejumlah mal dan tempat-tempat wisata di Jakarta.

Menurut dia, tak kurang dari 437 unit bus yang disiapkan, bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI, PT Transportasi Jakarta, serta sejumlah operator bus untuk mendukung hal itu.

img_title Kenaikan Belanja Negara dalam APBN 2027 Disepakati Jadi Rp4.106 Triliun

Bus-bus itu di antaranya akan disiapkan untuk mengangkut para suporter yang menginap di hotel-hotel di lima kawasan, yaitu Sentra Kuningan, Semanggi, Dukuh Atas, Hotel Indonesia, serta Gambir.

"Kita beri aksesibilitas, kemudahan untuk suporter, tamu asing, supaya mereka dengan mudah pergi berbelanja, juga ke tempat-tempat pertandingan. Mengapa demikian? Mereka harus spending untuk beri dampak ekonomi," ujar Bambang. (ren)

Ilustrasi orang kaya

Orang Kaya Punya Tren Belanja Baru, Bukan Cuma Koleksi Barang Mahal!

Di tengah dinamika ekonomi dan perubahan gaya hidup, perilaku belanja konsumen kelas atas atau affluent mengalami pergeseran. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan..

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut