KPR Skema FLPP Jadi Andalan BTN Dongkrak Kinerja 2018

Pameran Rumah Murah di JCC beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

“Semua ini dalam rangka normalisasi dan ini tidak bisa dihindari di semua negara,” tuturnya.

img_title Genjot DPK, BTN Targetkan Tambah Ribuan Agen Batara Tahun Ini

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Treasury BTN, Iman Nugroho Soeko, menambahkan, kondisi keuangan yang sudah dipublikasikan Maret 2018 sejalan dengan  pertumbuhan tinggi di atas 20 persen. Baik dari sisi aset, kredit dan DPK serta laba di atas 15 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian untuk target ke depan, BTN tidak akan berubah, di mana kami optimistis akan tetap tumbuh sesuai dengan yang ditargetkan masih sekitar 20 persen,” paparnya.

img_title OJK Sebut Ada Tanda-tanda Perbaikan Kredit Perbankan

Menurut Iman, untuk mencapai target bisnis tersebut, BTN akan melakukan efisiensi pada biaya operasional, peningkatan dana pihak ketiga (DPK) berbiaya rendah sehingga NIM terjaga dan pencapaian target fee based income. 

“Jadi tidak perlu khawatir mengenai bisnis BTN, yang kami bisa lakukan adalah membukukan kinerja yang sesuai dengan target dan itu baru akan dilihat investor atau masyarakat setelah laporan keuangan Juni, September dan Desember nanti keluar,” tegas Iman.

img_title Cara PT Pos Indonesia Bantu Program Inklusi Keuangan Pemerintah

Penyaluran kredit meningkat

Iman manjabarkan, pada kuartal I-2018 emiten Bursa Efek Indonesia berkode saham BBTN ini membukukan penyaluran kredit mencapai Rp202,5 triliun. Capaian itu meningkat 19,34 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp169,68 triliun. 

Dari jumlah total kredit tersebut, kredit perumahan menempati porsi 91,09 persen, naik 20,32 persen dari Rp153,31 triliun pada kuartal I-2017 menjadi Rp184,46 triliun di akhir Maret 2018. Sementara itu, kredit non-perumahan meningkat 10,17 persen dari Rp16,37 triliun menjadi Rp18,03 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertumbuhan kredit dan pembiayaan BTN ini juga turut menunjang kenaikan aset perseroan sebesar 20,73 persen dari Rp214,31 triliun pada kuartal I-2017 menjadi Rp258,73 triliun di periode yang sama tahun ini. Dengan capaian tersebut, laba bersih BTN tercatat naik 15,13 persen dari Rp594 miliar pada akhir Maret 2017 menjadi Rp684 miliar di periode yang sama tahun ini.

Untuk DPK, perseroan berhasil tumbuh 23,54 persen secara tahunan dari Rp157,41 triliun pada kuartal I-2017 menjadi Rp194,48 triliun per kuartal I-2018. Adapun, pertumbuhan terbesar simpanan BTN bersumber dari kenaikan tabungan sebesar 43,35 persen dari Rp30,74 triliun pada akhir Maret 2017 menjadi Rp44,06 triliun di periode yang sama tahun ini. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut