Jokowi Tak Mau Ada McD dan Starbucks di Rest Area

Presiden Joko Widodo kembali meresmikan jalan tol Ngawi-Kertosono
Sumber :
  • VIVA / Dusep Malik

VIVA – Presiden Joko Widodo kembali meresmikan jalan tol Ngawi-Kertosono segmen Solo-Sragen sepanjang 35,2 kilometer, di pintu tol Ngemplak, Boyolali Jawa Tengah, pada Minggu 15 Juli 2018.

img_title Tiket 'Sold Out', Starbucks Run 2026 Sukses Sedot 5.000 Peserta di Plaza Timur GBK

Dalam peresmian kali ini, Presiden mengingatkan pengelola jalan tol untuk bisa mengajak para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ikut berpartisipasi mengembangkan ekonomi di jalan tol tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu yang menjadi fokus Presiden adalah terkait keikutsertaan UMKM dalam pengelolaan ekonomi di rest area jalan tol.

img_title Starbucks PHK 300 Karyawan, Sejumlah Kantor Ikut Ditutup

"Saya singgung rest area, jangan sampai titik-titik yang ada kegiatan ekonomi, justru diisi brand asing, harus ada brand lokal di situ," ujar Jokowi di lokasi.

Selain itu, Jokowi juga meminta para pengelola tol di seluruh Indonesia untuk bantu mengembangkan brand lokal itu dan bisa menjual produk lokal di lokasi rest area di wilayah tersebut.

img_title Starbucks Kembali PHK Karyawan, Divisi Teknologi Jadi Sasaran

"Jadi bukan McD (McDonald’s), Kentucky atau Starbucks. Harus diganti sate, gudeg, tahu guling, dan sebagainya yang lokal. Ini harus kerja sama dengan Pemprov, sehingga seperti telur asin, batik, dan sebagainya bisa dijual dan beri manfaat masyarakat sekitar," ujarnya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan, untuk ruas tol Kartosuro-Sragen yang diresmikan ini merupakan lanjutan dari peresmian delapan ruas tol trans Jawa beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pembangunan jalan tol ini sudah dilakukan sejak 2007, pembebasan lahannya dan ini merupakan ruas tol pertama yang mendapat dukungan Viability Gap Fund (VGF) atau bantuan pemerintah.

"Total semua investasi proyek ini sebesar Rp13,8 triliun, dua triliunnya dari VGF dan sisanya Badan Usaha Jalan Tol . Dalam pengoperasiannya sudah mengikuti regulasi rasionalisasi tarif tol seribu rupiah per km dengan tiga golongan. Golongan I, II, dan III, sehingga kita harapkan transportasi logistik bisa lebih baik lagi," kata dia. (asp)

Starbucks

Starbucks Korea Tutup Seluruh Gerainya Pekan Depan, Imbas Promosi yang Picu Kemarahan Publik

aringan kedai kopi raksasa, Starbucks di Korea Selatan mengambil langkan menutup seluruh gerainya yang berjumlah 2.000. Hal ini enyusul dengan skandal promosi Tank Day

img_title
VIVA.co.id
18 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut