Menteri Rini Sebut 11 Bank Asing Bantu Bayar Freeport

Tambang Grasberg Freeport Indonesia di Papua.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Banjir Ambarita

VIVA – Setelah ditandatanganinya Head of Agreement antara PT Inalum dengan Freeport-McMoran Inc (FCX), maka proses divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) yang sebesar 51 Persen secara resmi sudah dapat dilakukan pemerintah Indonesia.

img_title Hadiri Konser Musik Cara Anak Muda Ekspresikan Kritik Sosial

Untuk memperoleh 51 persen saham PTFI tersebut, Inalum akan mengeluarkan dana sebesar US$3,85 miliar atau setara Rp54 triliun untuk membeli hak partisipasi Rio Tinto di PTFI dan 100 persen saham FCX di PT Indocopper Investama yang memiliki 9,36 perseh saham di PTFI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan untuk membayar saham tersebut pihaknya akan dibantu oleh 11 bank dan bantuan dana dari internal perusahaan.

img_title Jaga Produksi Pupuk, Petrokimia Gresik Tambah Pasokan Bahan Baku dari Freeport Indonesia

Adapun 11 bank tersebut bukanlah bank yang berasal dari Indonesia maupun bank BUMN, melainkan bank-bank asing yang bersedia untuk membantu PT Inalum membayar 51 persen saham PTFI.

"Jadi itu adalah bank asing semua 11-nya, tidak ada bank-bank BUMN," tegas Rini kepada VIVA.

img_title Detik-detik Rombongan Freeport Dihujani Peluru di Tembagapura, 3 Kendaraan Rusak

Rini mengungkapkan, upaya pembayaran tersebut diharapkan dapat selesai dalam beberapa bulan ke depan. Saat ini, pihaknya fokus menyelesaikan struktur kemudian selesaikan stabilitas investasi.  

"HoA kemarin memang utamanya harga tercapai dan struktur tercapai, begitu semuanya selesai kita tinggal bayar," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Inalum, Budi Gunadi Sadikit mengatakan untuk membayar saham PTFI pihaknya akan melakukan pembiayaan melalui kredit sindikasi perbankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk saat ini, Budi mengakui sudah ada 11 bank yang menyatakan akan membantu pendanaan, ditambahkan dana internal perusahaan secara tunai yang mencapai US$1,5 miliar.

"Saat ini secara tunai sebesar US$1,5 miliar. Dan tidak akan menutup kemungkinan juga menggunakan ekuitas holding, namun tergantung kebutuhan perbankan," ujarnya.

Kemenhan melaksanakan kegiatan penetapan komponen cadangan (komcad)

196 Karyawan Freeport Tinggalkan Pekerjaan, Kini Digembleng 2 Bulan Jadi Komcad di Papua

Ratusan karyawan PT Freeport Indonesia kini harus meninggalkan rutinitas pekerjaan mereka untuk menjalani latihan militer di Rindam XVII/Cenderawasih, Kabupaten Jayapura.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut