BI Diperkirakan Tahan Suku Bunga Acuan Bulan Ini

Logo Bank Indonesia.
Sumber :
  • REUTERS/Darren Whiteside/Files

VIVA – Bank Indonesia akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur pada siang ini, Kamis 19 Juli 2018. Diperkirakan, Bank Sentral Republik Indonesia akan menahan suku bunga acuan pada bulan ini.

img_title IHSG Terkoreksi ke 7.544, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga BI

"Untuk RDG BI, kemungkinan bunga acuan tidak naik atau masih di angka 5,25 persen," ujar Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara kepada VIVA, Kamis 19 Juli 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kata dia, pada Agustus nanti tidak menutup kemungkinan BI akan kembali naikkan BI-7 Day Reverse Repo Rate 25 bps lagi, sehingga total bisa mencapai 5,5 persen tahun ini.

img_title Tok! The Fed Tahan Suku Bunga 3,5 Persen, Arah Ekonomi AS Abu-Abu Efek Perang Iran

"Penyesuaian bunga acuan diperlukan untuk mengimbangi tekanan pengetatan moneter global dan memicu pelarian dana asing dari negara berkembang," ujarnya.

Ia melanjutkan, pidato Gubernur The Fed sesuai dengan ekspektasi pasar, yakni akan ada kemungkinan kenaikan bunga acuan hingga dua kali lagi hingga akhir 2018.

img_title Harga Emas Dunia Tiba-Tiba Rontok Saat Keyakinan The Fed Pangkas Suku Bunga Memudar

"Dampaknya, dana asing akan kembali keluar dari pasar negara berkembang mencari instrumen yang lebih aman dengan imbal hasil yang menarik," katanya.

Sejak Fed rate naik pada semester satu ini, lanjut dia, investor asing cenderung 'wait and see'. Kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) domestik oleh investor asing turun hingga US$1,1 miliar selama Mei 2018, sebagai antisipasi atas rencana Federal Reserve yang menaikkan tingkat suku bunga pada Juni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dia melanjutkan, laporan IMF tentang dampak negatif perang dagang dinilai juga cukup berbahaya dan bisa 'membakar' kurs negara di Asia. Indonesia salah satu negara yang berisiko terpapar dampak perang dagang, karena 25 persen ekspor RI adalah ke Amerika Serikat dan China.

"Jika ekspor melemah dan defisit transaksi berjalan kembali terjadi pada semester II ini, maka permintaan valas (valuta asing) untuk memenuhi kebutuhan impor akan melonjak tajam," ujarnya. (asp)

Kandidaat Gubernur The Fed, jerome Powell

FOMC Terakhir Powell, The Fed Tahan Suku Bunga di Level 3,5 Persen

The Fed menahan suku bunga di 3,5–3,75 persen pada FOMC terakhir Powell di tengah lonjakan harga minyak dan ketidakpastian global, sinyal kebijakan masih hati-hati.

img_title
VIVA.co.id
30 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut