Tips Hemat Biaya Sebelum dan Sesudah Melahirkan
- HaloMoney
Sebaiknya konsumsi makanan yang cukup mengandung nutrisi dan vitamin, agar kondisi bayi sehat. Juga janganlah makan terlalu berlebihan. Dampak positifnya, Anda pun akan dapat menghemat biaya sebelum melahirkan.
- Â Prioritaskan kebutuhan ibu dan anak
Anda perlu pakaian yang lebih besar ketika perut mulai membesar dan berat badan mulai bertambah. Begitu juga dengan sang buah hati. Anda perlu menyiapkan segala keperluan bayi menjelang hari kelahirannya.
Mengingat perlengkapan yang dibutuhkan sangat banyak, buatlah skala prioritas untuk mengetahui mana yang menjadi kebutuhan Anda dan bayi. Belanjalah dengan bijak. Ingat, masih ada pengeluaran yang harus Anda biayai setelah melahirkan nanti.
2. Tips menghemat biaya sesudah melahirkan
- Â Berikan ASI secara Maksimal
ASI adalah makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir hingga di bawah batita (bayi tiga tahun). Bersamaan dengan itu, Anda dapat memberi makanan pendamping ASI untuk memenuhi asupan gizi si kecil.
Hindari hanya memberikan susu formula pada bayi Anda. Selain kurang kurang tepat, harga susu formula juga relatif sangat mahal, bukan? Berbeda dengan ASI yang dapat diperoleh secara gratis, sehingga Anda dapat memangkas biaya untuk kebutuhan susu bayi selama beberapa tahun ke depan.
- Â Cari tempat membeli kebutuhan bayi yang tepat
Jika Anda ingin belanja kebutuhan bayi, pergilah ke rumah sakit, klinik, atau apotek yang ada di sekitar tempat tinggal. Jika Anda memiliki kartu keanggotaan khusus, Anda dapat belanja dengan harga yang lebih murah sehingga pengeluaran lebih kecil dari yang seharusnya.
Sebelum membawa belanjaan pulang ke rumah, cek struk belanja dengan teliti. Barangkali ada kesalahan pencatatan harga, sehingga Anda dapat komplain.
- Â Manfaatkan barang layak pakai
Jika kelahiran saat ini bukanlah yang pertama, ada baiknya jika Anda memanfaatkan barang-barang anak pertama untuk menyambut kelahiran anak kedua dengan maksud untuk menghemat biaya.
Pertumbuhan bayi sangatlah cepat, terutama untuk tujuh bulan pertama. Selagi barang si kakak masih layak pakai, tak ada salahnya jika digunakan kembali.
Kalaupun ini adalah kehamilan pertama, Anda bisa menggunakan perlengkapan bayi dari kerabat atau sahabat yang sudah tidak terpakai, namun masih layak fungsi. (asp)