Implementasi Penggunaan Solar B20 Baru 80 persen, Ini Alasannya

BBM Solar B20.
Sumber :
  • Arrijal Rachman/VIVA.co.id.

VIVA – Pemerintah mengaku implementasi perluasan penerapan progam bahan bakar campuran solar dengan minyak kelapa sawit 20 persen atau Biodisel 20, masih belum sepenuhnya diimplementasikan di seluruh Indonesia, setelah dua minggu diterapkan.

img_title PKT Perkuat Dukungan Maritim untuk Distribusi Biodiesel di Indonesia

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengatakan, kendala tersebut terjadi akibat lamanya pengadaan kapal untuk menyuplai Fatty Acidd Methyl Ester atau FAME B20 ke sejumlah badan usaha di beberapa pulau di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Salah satunya, misalnya harus angkut ke depo tertentu di pulau tertentu, kan harus pakai kapal. Nah, pengadaan kapalnya sendiri enggak bisa 1-2 hari. Ada yang sampai 14 hari, kata Djoko usai rapat koordinasi B20 di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis 13 September 2018.

img_title Oli Mesin Diesel di Tambang Mulai Dihadapkan pada Tantangan B50

Akibat hal itu dia mengatakan, kebijakan itu belum 100 persen diterapkan. Pemerintah pun ditegaskannya belum memberikan sangksi terhadap badan usaha yang belum menjual B20 selama satu bulan sejak aturan tersebut di implementasikan.

"Ya lebih kurang lah (80 persen). Tapi tiap minggu kita akan pantau nih, nanti setelah sebulan ini harusnya semua sudah. Selama sebulan, karena tadi ada alasan pengapalannya sebulan sekali," ungkap dia.

img_title Truk Minum Biodiesel B50, Ini Perawatan yang Disarankan Mitsubishi Fuso

Untuk mengantisipasi hal tersebut agar ke depannya tidak terus terjadi, Djoko mengatakan, pemerintah akan meminta pelaporan setiap jadwal pengadaan kapal dari penyalur B20 ke setiap badan usaha. Hal ini dilakukan agar dapat memantau jadwal pengadaan kapal supaya tidak lagi menjadi alasan badan usaha untuk tidak menjual B20.

"Tapi kalau yang nanti, setelah kita evaluasi laporannya itu terbukti memang dia tidak mematuhi, kita beri sanksi. Jadi, nanti tim yang akan merekomendasikan untuk memberi sanksi. Tim, bukan perorangan. Tapi tim di Menko di sini. Kami evaluasi dulu alasan-alasannya," tegas Djoko. (asp)

Kapal Tanker Penyuplai Elpiji Pertamina

Dukung Ekosistem Biodiesel Indonesia, Pertamina Tekankan Pentingnya Peran Logistik Maritim

Pertamina melalui PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) menegaskan pentingnya peran logistik maritim, guna memastikan distribusi biodiesel menjangkau berbagai wilayah RI.

img_title
VIVA.co.id
28 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut