Tips Unik Berhemat dengan Cara Mengikuti Kepribadian
Mereka akan memikirkan bagaimana dirinya dan keluarga aman di masa depan. Persiapan mereka yang memiliki tipe kepribadian protector sangatlah matang.
Dia bisa menjaga setiap sen uang yang dimiliki agar tidak jatuh kepada keperluan yang tidak penting. Singkat kata, mereka senang berhemat demi masa depan yang cemerlang.
3. The pleaser
Apa itu the pleaser? Tak jauh berbeda dengan tipe player, mereka yang tipe pleaser ini adalah kepribadian yang hobi mencari kesenangan semata. Mereka rela menghabiskan uang yang mereka punya untuk kesenangan mereka.
Hal ini tidak hanya berlaku untuk diri mereka sendiri, tapi berlaku juga untuk orang lain yang mereka ingin berbagi dengannya. Misalnya, untuk menarik perhatian di suatu kelompok, the pleaser rela mentraktir kelompok tersebut tanpa memikirkan kantongnya sendiri.
Mereka juga rela membelanjakan orang lain demi kesenangan semata. Begitu pula dengan dirinya sendiri, apapun yang membuat mereka senang, mereka akan bayar tanpa memikirkan anggaran yang dimiliki.
Singkat kata, the pleaser adalah orang-orang yang memiliki sifat royal namun tidak memikirkan masa depan. Jika Anda merasa memiliki karakter seperti ini, cobalah untuk mengatur keuangan dengan menabung dan membatasi pengeluaran dengan ketat dan disiplin serta komitmen.
4. The planner
Mirip dengan the protector, mereka dengan kepribadian ini memikirkan masa depan. Bahkan bukan hanya masa depan yang dipikirkan, pengeluaran untuk hari esok pun mereka targetkan. Itulah mengapa orang dengan kepribadian the planner sangat terencana dalam kehidupannya.
Misalnya saat menerima gaji, mereka langsung merencanakan dan menganggarkan uang untuk pos-pos kebutuhan yang berbeda-beda. Misalnya untuk bulan ini, transportasi hanya boleh keluar Rp1 juta, uang makan Rp1,5 juta, cicilan Rp1 juta, dan lain sebagainya.
Menurut pakar keuangan, bedanya tipe the planner dengan the protect adalah cara mereka berinvestasi. Karena sangat memikirkan segala sesuatunya agar terencana dengan baik, the planner cenderung enggan untuk berinvestasi untuk risiko yang tinggi.