Laba Pertamina Terbesar di RI, Kementerian BUMN Ingatkan Tugasnya

Gedung Pertamina Lapangan Banteng.
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkapkan bahwa PT Pertamina merupakan perusahaan pelat merah dengan aset terbesar ke-empat di Indonesia. Bahkan, untuk pendapatan, Pertamina disebut menjadi BUMN dengan pendapatan nomor satu terbesar di Indonesia.

img_title Perkokoh Ketahanan Energi Nasional, ASCOPE ke-51 di Bali Perkuat Resiliensi Rantai Pasok Energi Kawasan ASEAN

"Pertamina nomor empat di Indonesia dari sisi aset. Tapi nomor satu di Indonesia dari revenue," kata Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Fajar Harry Sampurno di acara Pertamina Energy Forum 2018, di Jakarta, Rabu 28 November 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, Ia mengingatkan, Pertamina telah diberi sejumlah amanah yang harus dilakukan. Sebagai agen pembangunan negara, menurutnya Pertamina harus memenuhi kebutuhan dasar yang diperlukan masyarakat. 

img_title Pertamina Dorong Pentingnya Kolaborasi Energi ASEAN di ASCOPE ke-51

"Kedua ekonomi kerakyatan, harus ikut memajukan pemberdayaan masyarakat," katanya. 

Ia pun menegaskan, Pertamina harus memastikan keberlanjutan pasokan energi, mendukung konektivitas, hilirisasi dan maksimalisasi lokal konten. 

img_title Perpres 107/2026 Terbit, Pertamina Siap Jalankan Mandat Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Selain itu, Pertamina juga diminta untuk bisa memenuhi kebutuhan akan pasokan migas dalam negeri sebab impor minyak mentah Indonesia diketahui sudah jauh melampaui jumlah produksi. 

"Sejak 2004 kita sudah jadi net importer BBM, dan 2016 impor BBM kita sudah melebihi produksi, produksi (minyak jauh) di bawah impor. Saat ini konsumsi minyak 1,7 juta barel per hari sedangkan produksi 800 ribu barel," ujarnya. 
 

Pertemuan Dewan ASCOPE ke-51.

Pertemuan Dewan ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, Bekal Hadapi Tantangan Global

Penguatan kerja sama regional yang dijalin di ASCOPE ke-51 menjadi kunci utama untuk memastikan masa depan energi ASEAN yang aman, terjangkau, tangguh, dan berkelanjutan.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut