BTN Targetkan Pembiayaan 850 Ribu Rumah di 2019
- Dokumentasi BTN
Jumlah tersebut terdiri dari KPR subsidi sebanyak 1.571.740 unit senilai Rp106,523 triliun, dan KPR non-subsidi mencapai 739.681 unit senilai Rp136,395 triliun.Â
Sementara itu, Senior Housing Specialis World Bank Dao Harison mengungkapkan, dalam era digital inovasi teknologi membantu menciptakan pasar baru (disruptive innovation) dalam membantu pemerintah Indonesia untuk pengembangan rumah terjangkau.
"Saya melihat dari sisi pengembangan pembiayaan, tujuan ini agar masyarakat mendapatkan rumah layak terjangkau artinya sesuai standar dan Indonesia berada di cincin api, maka diperlukan keamanan," ujarnya.Â
Ditambahkan, dengan pengembangan tekonologi juga bisa membuat rumah Hijau. Bank dunia juga sudah memiliki teknologi dalam pembangunan gedung agar bisa tahu seberapa besar hijaunya.
"Teknologi bisa membantu, bagaimana untuk bekerja, ini bukan sekadar profesi tapi juga perubahan," tegasnya. (ase)