Seluruh Badan Usaha Turunkan Harga BBM, Pertamina Masih Mengkaji 

Harga Pertamax Tak Turun-turun.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA – PT Pertamina masih menahan penurunan harga bahan bakar minyak atau BBM non subsidi. Meskipun sejumlah badan usaha telah menurunkan harga BBM-nya, merespons turunnya harga minyak dunia. 

img_title Perpres 107/2026 Terbit, Pertamina Siap Jalankan Mandat Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Djoko Siswanto mengatakan, hampir seluruh badan usaha swasta telah menurunkan harga BBM-nya. Harga BBM di SPBU Vivo Energi, Garuda Mas Energi dan AKR Korporindo, Total sudah menurunkan harga BBM. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, Shell pun disebut telah menurunkan harga BBM per 13 Desember 2018. Shell sudah turun, tetapi Pertamina belum. Tanya bu Nicke (Dirut Pertamina) lah," kata Djoko di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin 17 Desember 2018.

img_title Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Kaji Teknologi Distribusi Gas Bersama Mitra Jepang

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Pertamina, Syahrial Mukhtar mengatakan, pihaknya saat ini masih mengkaji penurunan harga BBM non subsidi atau Pertamax CS. 

"Jadi, harga BBM itu kan kita evaluasi. Kita kan banyak urusannya. Produknya banyak. Ada PSO dan non PSO. Kita masih review, kaji dulu," kata Syahrial di tempat yang sama. 

img_title Loyalitas Konsumen di Pasar Mobil Bekas Tak Terpengaruh Kenaikan Harga BBM, Simak Faktornya

Menurutnya, pihaknya masih melihat perkembangan fluktuasi harga minyak di hulu, karena harga di hilir tidak langsung turun, ketika harga di hulu bergerak. 

"Kan, kita basisnya MOPS (Mean of Platts Singapore). Bukan acuan WTI (West Texas Intermediate) atau Brent. Kan, ada time lapse-nya ini lagi kita review. Tiba-tiba, naik lagi bagaimana," katanya. 

Menurut dia, pihaknya masih butuh waktu untuk melihat pergerakan dan proyeksi harga ke depan. "Ini kan kebijakan kita bagaimana menyikapi fluktuasi ini. ini perlu kajian-kajian. Bulan depan bergerak enggak," tambahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kajian itu, kata dia, bisa berlangsung antara dua pekan hingga satu bulan. Ketika ditanya soal pemerintah yang sudah mengimbau penurunan harga BBM paling lambat Januari, ia mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan. 

"(Bulan depan) Ya, kalau harganya begini terus ya nanti kita sesuaikan," tuturnya. (asp)

ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) ke-51.

Pertamina Dorong Pentingnya Kolaborasi Energi ASEAN di ASCOPE ke-51

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menegaskan pentingnya kerja sama ketahanan energi di tengah keberagaman negara-negara ASEAN dalam ASCOPE ke-51.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut