2019, Pertamina Bersiap Alih Kelola Lagi Dua Blok Migas

Ilustrasi blok migas.
Sumber :
  • dokumentasi pertamina

VIVA – PT Pertamina bersiap mengambil alih kelola dua blok migas terminasi tahun ini. Blok migas itu adalah Blok Jambi Merang dan Blok Raja Tempirai yang berlokasi di Sumatera Selatan. 

img_title Pertemuan Dewan ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, Bekal Hadapi Tantangan Global

Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan Samsu, mengatakan, proses alih kelola dua wilayah kerja migas ini menjadi upaya Pertamina meningkatkan kinerja di hulu migas. Setelah sebelumnya, pada 2018 berhasil mengambil alih Blok Mahakam, Sanga-Sanga, Southeast East Sumatra hingga Blok East Kalimantan-Attaka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dharmawan yakin kedua blok ini turut berkontribusi pada peningkatan produksi migas nasional. 

img_title Perkokoh Ketahanan Energi Nasional, ASCOPE ke-51 di Bali Perkuat Resiliensi Rantai Pasok Energi Kawasan ASEAN

"Tahun ini akan ada alih kelola Jambi Merang dan Blok Raja Tempirai. Untuk Jambi merang 9 Februari dilakukan serah terima dari operator lama ke Pertamina," kata Dharmawan di kantornya, Kamis 17 Januari 2019. 

Ia menegaskan, blok tersebut akan dikelola penuh oleh Pertamina. Hingga kini belum ada keputusan untuk menggandeng mitra kerja sama baik lokal ataupun asing. 

img_title Pertamina Dorong Pentingnya Kolaborasi Energi ASEAN di ASCOPE ke-51

"Ke Pertamina semua, belum (ada rencana ber-partner)," kata dia. 

Untuk produksinya, ia mengatakan, Jambi Merang memiliki jumlah yang cukup besar. Namun, ia tak merinci lebih lanjut terkait produksi dan cadangan Blok Raja Tempirai. 

"Jambi Merang cukup besar, sekitar 80 juta kaki kubik per hari. 4.500 barel per hari kondensat. Kalau Raja Tempirai tidak ingat," kata dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk Blok Jambi Merang yang akan dikelola PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang, nilai komitmen investasi telah ditetapkan mencapai US$293,3 juta dan bonus tanda tangan US$17,3 juta. 

Sementara itu, Blok Raja Tempirai/Pendopo yang akan dikelola oleh PT Pertamina Hulu Energi Raja Tempirai, Nilai komitmen investasinya sebesar US$15,55 juta dan bonus tanda tangan US$1 juta. (art)

Menko Bahlil Lahadalia dalam FOREK Hulu Migas 2026.

Pemerintah Alihkan Pengadaan Impor Migas ke Lemigas, Bahlil Sebut Tak akan Bebani APBN

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan skema pengalihan impor dari Pertamina ke Lemigas tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut