BEI Ingatkan Pemerintah Pentingnya Tingkatkan Cyber Security

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (ketiga kiri) didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri), Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara (kiri), Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi (kanan), Ke
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi memperingatkan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital hari ini, upaya pengamanan dari serangan siber atau cyber attack merupakan sesuatu yang tidak boleh disepelekan.

img_title PLN Raup Pendapatan Rp 281 Triliun di Semester I-2025, Penjualan Listrik Naik 4,53 Persen

Inarno, bahkan mengatakan bahwa pemerintah Indonesia harus banyak belajar dan saling berbagi pengalaman dengan Pemerintah Finlandia, sebagai salah satu negara di dunia yang keamanan sibernya sudah mumpuni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kenapa Finlandia? Karena, selain sistem pendidikannya terbaik, mereka juga terkenal dengan cyber security strategy yang sangat canggih dibanding negara-negara lain," kata Inarno di Gedung BEI, Jakarta, Kamis 24 Januari 2019.

img_title Short Selling Bakal Diberlakukan Akhir September 2025, BEI Ungkap Tujuannya

Inarno menegaskan, klaim-klaim seperti Indonesia sebagai sebuah negara besar dan berdaulat, dengan kekuatan militer dan polisi yang hebat, seharusnya juga mesti dilengkapi dengan keamanan di sektor sibernetika yang juga kompeten.

Sebab, kalaupun secara pertahanan militer Indonesia kuat menahan dan mencegah gangguan keamanan dari dunia luar, hal itu masih sangat rentan dalam menghadapi cyber attack di sektor digital.

img_title Geger 4,6 Juta Data Pribadi Warga Jabar Dibobol Hacker, Pemprov Lapor Polisi

"Percuma saja, kalau negara besar, tetapi sangat rentan terhadap cyber security. Maka, hal itu akan menjadi kelemahan," kata Inarno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inarno pun menjelaskan, hal utama yang harus diperhatikan dalam menjaga keamanan di dunia sibernetika, adalah pentingnya menjaga kerahasiaan dan keterjagaan data yang dimiliki pemerintah dan masyarakat Indonesia dari para peretas cyber attack yang marak di dunia maya saat ini.

"Inilah pentingnya upaya menguatkan sektor cyber security kita, dari potensi serangan siber yang semakin meningkat, demi melindungi data dari ancaman akses ilegal, maupun ancaman lainnya yang bisa mengganggu industri pasar modal," ujarnya.

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto

Hasto PDIP soal Petinggi OJK-BEI Mundur: Ini Satu Keteladanan Baru

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto buka suara soal mundurnya para petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Dirut PT Bursa Efek Indonesia buntut ambruknya IHSG.

img_title
VIVA.co.id
31 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut