Bangkrut, 200 Karyawan Perusahaan Logistik Bakal Dirumahkan

Wakil Ketua Umum Asperindo Budi Paryanto.
Sumber :
  • Fikri Halim/VIVA.co.id

VIVA – Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia atau Asperindo mengungkapkan ada sekitar 100-200 karyawan yang siap dirumahkan. Karyawan itu dirumahkan sebagai imbas dari bangkrutnya empat perusahaan logistik karena kenaikan tarif kargo udara. 

img_title Tingginya Permintaan Sektor Logistik dan Adopsi AI Topang Bisnis Teknologi di Tanah Air

"Dari empat perusahaan itu perkiraan sementara saya mestinya di kisaran 100 sampai 200 orang," ungkap Wakil Ketua Umum Asperindo, Budi Paryanto, di Jakarta, Rabu, 27 Februari 2019. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, ia enggan mengungkap secara rinci nama perusahaan tersebut dengan alasan tak etis. Ia menjelaskan, empat perusahaan itu merupakan anggota Asperindo dari total keseluruhan anggota yang mencapai 287 perusahaan. 

img_title Dukung Ekosistem Biodiesel Indonesia, Pertamina Tekankan Pentingnya Peran Logistik Maritim

Lebih lanjut, Budi mengatakan, potensi perusahaan logistik lain bangkrut masih terbuka selama tarif surat muatan udara atau kargo udara itu tidak turun yang disebut naik mencapai 300 persen. Setidaknya, sudah ada 20 perusahaan yang melaporkan bahwa keuangannya mulai terganggu. 

"Kalau yang melaporkan ke kami mungkin sudah lebih dari 20, melaporkan bahwa kondisinya sudah mulai berat. Tapi yang sudah nyata-nyata tutup baru empat. Mudah-mudahan yang sisa 20 itu bisa bertahan," ujarnya. 

img_title KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer Jelang Implementasi Kebijakan Zero ODOL Menyeluruh 2027

Ia menambahkan, indikasi perusahaan itu bangkrut dapat dilihat dari iurannya kapada Asosiasi yang sering macet. "Indikasi gampang, iuran bulanannya mulai macet. Nah kalau sudah macet kita tanya, mereka bilang bisnisnya mulai jatuh," katanya. 

Empat perusahaan yang sudah menyatakan bangkrut itu dua di antaranya berlokasi di Pekanbaru, satu di Palembang dan satu Jakarta. "(Jumlah pekerja) Jakarta bisa 50 sampai 100, kalau di daerah mungkin separuhnya lah," katanya. (ase)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto

Prabowo Tugaskan Airlangga Pangkas Biaya Logistik, Targetkan Turun Jadi 12,5 Persen pada 2029

Pemerintah menargetkan biaya logistik nasional turun menjadi 12,5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2029 dan 8 persen pada 2045 mendatang

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut