JK Prihatin Kontraktor Kerap Terjerat Korupsi

Wakil Presiden Jusuf Kalla
Sumber :
  • VIVA / Reza Fajri

VIVA – Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap para pengusaha kontraktor tidak hanya mencari-cari proyek. Dia meminta para pengusaha konstruksi tidak mengandalkan lobi-lobi ke kepala daerah untuk mendapatkan proyek.

img_title KPK Ubah Cara Edukasi Antikorupsi di Era Digital

"Kalau Anda menjadi pengusaha yang profesional, maka Anda yang dicari, bukan Anda yang mencari proyek. Pengalaman kita semua, apabila bekerja fokus dengan keahlian, maka kontraktornya yang dicari," kata JK di Munas Gapensi di Jakarta Pusat, Kamis 14 Maret 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau mengandalkan lobi, maka habis uang di lobi," tambah dia.

img_title 3 Kali Kena Kasus Korupsi, KPK Sebut Hukuman Fahd Arafiq Lebih Berat

Dia mengaku prihatin banyak kontraktor yang terjerat korupsi. Hal itu terjadi karena adanya permainan antara kontraktor dengan oknum penyelenggara negara atau kepala daerah.

"Apabila ada yang tertangkap tangan, kadang-kadang juga ikut kontraktornya di situ. Memang bukan kesalahan kontraktornya saja, tapi yang punya proyek. Apakah itu bupati, apakah itu gubernurnya," ujar JK.

img_title Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Menurut Wapres, hal itu sangat merugikan kredibilitas dari profesi kontraktor. Karena itu JK meminta para kontraktor menghindari praktik-praktik yang menjurus korupsi.

"Kita tahu berpikir bagaimana memajukan dunia kontraktor bukan hanya keahlian kontraktor untuk lobi. Lobi ke bupati, lobi ke gubernur, lobi ke PU. Tapi merupakan suatu upaya profesional," kata JK.

Presiden Prabowo Subianto

Singgung Dadan-Pontjo Sutowo, Prabowo Tegaskan Tak Lindungi Orang Dekat Jika Korupsi: Saya Gak Ada Kawan, Ini Negara!

Prabowo kembali menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi. Ia menyebut kedekatan personal tidak boleh menjadi alasan seseorang mendapat perlindungan.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut