Intip Persiapan ABAC II yang Dimulai Hari Ini 

ABAC 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim

VIVA – Pertemuan kedua APEC Business Advisory Council atau ABAC, mulai digelar di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa 23 April sampai dengan Jumat 26 April 2019. Kali ini, Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan tahunan para pemimpin bisnis global tersebut. 

img_title Ekspansi Bisnis ASEAN Dibayangi Proteksionisme & Perjanjian Dagang yang Belum Optimal

Agenda utama yang diangkat oleh ABAC Indonesia adalah 'Mendorong Ekonomi Inklusif di Kawasan Asia Pasifik'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Joko Widodo direncanakan turut menghadiri pertemuan tersebut, beserta dengan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani. 

img_title Anindya Bakrie: ABAC Meeting I 2026 Terjemahkan Realitas Geopolitik & Dinamika Bisnis Terkini

Sejumlah pemimpin bisnis yang tergabung dalam Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) juga direncanakan akan hadir dalam forum ini. Mereka disebut akan memulai dengan santap siang bersama terlebih dahulu. Sebelum, agenda pembukaan secara resmi pada pukul 18.30 WIB dimulai. 

Pantauan VIVA, di ruangan lunch, meja untuk santap siang sudah dibuka. Tetapi, para pemimpin belum hadir. Sementara itu, di depan ruang Ballroom, sudah terpajang Gapura dengan hiasan sepasang kepala ondel-ondel. 

img_title Anindya Bakrie Pede ABAC Meeting I Dongkrak Investasi dan Perdagangan di Asia-Pasifik

Di dalam Ballroom, juga sudah disiapkan meja forum bagi para pimpinan bisnis. Pertemuan ini akan membahas rekomendasi ABAC kepada para Pemimpin Ekonomi APEC yang akan diserahkan pada akhir tahun ini. 

"Indonesia memiliki kesempatan berkembang yang sangat besar, dengan memanfaatkan peran ekonomi digital untuk mendorong produktivitas dan meningkatkan taraf hidup masyarakat," ungkap Chairman ABAC Indonesia, Anindya N. Bakrie seperti dikutip dalam siaran pers, Selasa 23 April 2019.

Untuk diketahui, APEC adalah salah satu bentuk kerja sama kawasan yang penting bagi Indonesia dalam memperjuangkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan yang berkelanjutan dengan mendorong perdagangan dan investasi yang terbuka dan bebas, mempercepat integrasi ekonomi regional dan memfasilitasi iklim bisnis yang positif dan inklusif. 

Dalam prosesnya, APEC memiliki lengan sektor swasta yang dimandatkan untuk memberikan masukan dalam penyusunan kebijakan para pemimpin APEC, yang dinamakan APEC Business Advisory Council atau Dewan Penasehat ABAC. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ABAC sendiri terdiri dari tiga hingga enam anggota yang merupakan pemimpin bisnis di seluruh bidang Ekonomi APEC. 

Dalam melaksanakan mandatnya, ABAC mengadakan pertemuan sebanyak empat kali setiap tahunnya. Isu yang dibahas di dalam setiap pertemuan ABAC terdiri dari lima Agenda atau Working Group, yaitu, regional economic integration, sustainable development, MSME and entrepreneurship, finance and economic and digital and innovation.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut