SMART, Cara Mudah Urus Izin di Mana Saja
- VIVA/Muhamad AR
Pelayanan itu mengacu pada aturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik. Mal berkonsep pusat pelayanan publik terpadu dinilai cocok dengan perkembangan zaman yang menuntut serba efisien dan ringkas.
Kepala Bidang Perizinan Rudi Mashudi menambahkan, pelayanan efektif setiap hari kerja sejak pukul 07.30-14.30 WIB. Selain dapat mengurus izin di mana pun, masyarakat juga dapat melihat langsung prosesnya sampai selesai melalui sistem itu. "Itu salah satu bagaimana proses itu dimudahkan, disederhanakan, dan menjadi transparan menggunakan sistem elektronik," katanya.
Dinas menerima 85 jenis perizinan seusai Peraturan Wali Kota tentang pelimpahan pelayanan perizinan dan non-perizinan. Pelayanan ini menjadikan Kota Bogor yang pertama dinobatkan oleh Menpan RB masukan 99 top inovasi 2018. Selain itu, Kota Bogor juga masuk 22 top inovasi Provinsi Jawa Barat 2018.
Inovasi lain, kata Rudi, adalah distribusi biaya tidak melalui petugas melainkan Bank BJB. Dalam pelayanan ini juga, bersama Dirjen Pajak, masyarakat yang mengurus perizinan lebih dahulu terdaftar Konfirmasi Status Wajib Pajak melalui NPWP.
Inovasi Pemerintah Kota Bogor itu juga diganjar penghargaan oleh Ombudsman pada 2019 karena dianggap komitmen pada kepatuhan pelayanan. KPK bahkan mempromosikan inovasi itu ke daerah-daerah lain sebagai percontohan.
Graha Tiasa
Pada akhir Maret 2019, Wali Kota Bogor Bima Arya dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin menandatangani Komitmen Pembentukan Mal Pelayanan Publik. Wali Kota Bogor menjadi satu dari 25 pimpinan daerah yang dianggap serius dalam penerapan Mal Pelayanan Publik.
"Kami membangun IT dalam pembangunan Graha Tiasa. Tiasa artinya serba-bisa, insya Allah besok Juni launching," kata Rudi.
Bima Arya Sugiarto menjelaskan, hal utama yang perlu ditekankan dari MPP adalah kualitas layanan. Dengan nada optimis, ia menyatakan dari segi desain fisik, MPP di Kota Bogor akan lebih nyaman dan terpadu. Semua terdiri dari 13 instansi dan lembaga dengan 147 layanan.
Masing-masing layanan yang hadir di MPP Kota Bogor harus memudahkan dari segi waktu, pembiayaan, koordinasi, dan lain-lain. Pemerintah Kota sudah berkoordinasi dengan seluruh dinas untuk memastikan kualitas pelayanan meningkat.