BPJS Defisit, Iuran Melejit, Rakyat Menjerit
- ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Tapi usulan kenaikan iuran bulanan peserta BPJS Kesehatan menuai kritik. Tanda pagar (tagar) kritikan dari warganet soal itu ramai di Twitter, kemarin, Rabu, 28 Agustus 2019. Misalnya, #BPJSMencekik dan #RezimLepasTanggungJawab.
"Indonesia lagi sakit!!!!" tulis salah satu pengguna.
"Sebenarnya males gw bahas BPJS secara gw bayar rajin, dipakai juga enggak. Eeeh, udah gitu malah mau dinaekin pula iuran BPJS-nya. Sudah tahu BPJS kolaps, sok-sokan mau pindah ibu kota. Kalau ada duit berlebih, urus dululah itu BPJS. Kasihan rakyat kecil bos," tulis pengguna lain.
"Gak dibayar nanti kena sanksi, gak ikutan di sangka warga gak baik, diikutin tapi gak pernah kepakai karena sakitnya cuma sembuh pakai obat warung. Beginilah nasib menengah ke bawah yang ikutan semua aturan pemerintah pasrah dalam lelah," keluh lainnya.