BPJS Defisit, Iuran Melejit, Rakyat Menjerit

Ilustrasi BPJS Kesehatan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Tapi usulan kenaikan iuran bulanan peserta BPJS Kesehatan menuai kritik. Tanda pagar (tagar) kritikan dari warganet soal itu ramai di Twitter, kemarin, Rabu, 28 Agustus 2019. Misalnya, #BPJSMencekik dan #RezimLepasTanggungJawab.

img_title BI: Neraca Pembayaran Kuartal II-2026 Defisit US$0,9 Miliar

"Indonesia lagi sakit!!!!" tulis salah satu pengguna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya males gw bahas BPJS secara gw bayar rajin, dipakai juga enggak. Eeeh, udah gitu malah mau dinaekin pula iuran BPJS-nya. Sudah tahu BPJS kolaps, sok-sokan mau pindah ibu kota. Kalau ada duit berlebih, urus dululah itu BPJS. Kasihan rakyat kecil bos," tulis pengguna lain.

img_title BPJS Kesehatan dan DJSN Pastikan Perlindungan JKN bagi Pekerja di PT IWIP

"Gak dibayar nanti kena sanksi, gak ikutan di sangka warga gak baik, diikutin tapi gak pernah kepakai karena sakitnya cuma sembuh pakai obat warung. Beginilah nasib menengah ke bawah yang ikutan semua aturan pemerintah pasrah dalam lelah," keluh lainnya.

Uang dolar AS dan rupiah.

Rupiah Melemah ke Rp 17.702 di Tengah Harapan Pengelolaan Fiskal oleh Suahasil

Hingga pukul 09.00 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.702 per dolar AS. Posisi itu melemah 8 poin atau 0,05 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.694 per dolar AS.

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut