Pengusaha Nasional: Kalau Iran-AS Perang Kita Celaka

Mantan Ketua Tim Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanandi.
Sumber :
  • VIVAnews/Ahmad Rizaluddin

VIVA - Ketegangan hubungan Iran-AS dinilai bisa berdampak buruk kepada Indonesia. Hal ini juga telah berdampak pada melonjaknya harga minyak pada akhir pekan lalu yang telah mencapai US$70 per barel.

img_title Iran Ajukan 7 Syarat ke AS untuk Buka Selat Hormuz

Pengusaha Nasional, Sofjan Wanandi, mengatakan ketegangan antara Iran-AS ini dipastikan memengaruhi harga minyak. Jika ketegangan ini berlanjut sampai perang maka dipastikan Indonesia akan susah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya harapkan, jangan perang betul, kalau perang betul kita juga susah. Subsidi kita, kita punya harga minyak kalau naik kan. Kita impor minyak banyak sekali," ujar Sofjan ditemui di BPPT, Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020.

img_title Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir, Ramal Harga Minyak Dunia Bakal Anjlok

Dia menegaskan cadangan minyak Indonesia saat ini memang masih sedikit. Dapat dipastikan, impor minyak dalam jumlah besar masih dibutuhkan Indonesia.

"Cadangan kan sedikit, rugi kita jangan perang. Kalau dia perang kita celaka, subsidi tambah besar," kata mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu.

img_title Alasan Uni Eropa Mulai Tak Nyaman Simpan Emas di AS

Untuk diketahui, militer AS telah menewaskan komandan tinggi militer Iran, Qasem Soleimani. Pembunuhan jenderal paling berpengaruh di Iran itu menimbulkan ketegangan antara kedua negara.

Indonesia sendiri melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berharap kedua belah pihak bisa menahan diri. Hal itu telah disampaikan Retno kepada Duta Besar Iran maupun Duta Besar AS di Indonesia.

Ilustrasi Selat Hormuz.

Trump Minta Negara Tak Dukung AS 'Bayar Keamanan' Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan negara-negara yang tidak mendukung AS dalam kondisi terkait Selat Hormuz tetap harus membayar ganti rugi.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut