Raja dan Ratu Belanda Bawa 110 Pengusaha ke Indonesia

Presiden Joko Widodo (kiri) dan Raja Belanda Willem Alexander
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Dalam kunjungannya ke Indonesia, Raja dan Ratu Belanda, Raja Willem dan Ratu Maxima, turut membawa banyak pengusaha.

img_title Jokowi Dipastikan Jadi Ketua Dewan Pembina PSI, Diumumkan saat HUT Partai November

Raja Willem dalam keterangan pers bersama, mengatakan Indonesia dan Belanda memiliki hubungan yang penting. Maka dari itu, 110 pengusaha itu datang karena merasa Indonesia sangat penting untuk dijalin kerjasama bisnis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua yang ada di sini memiliki komitmen. 110 perusahaan ikut bersama kami dalam kunjungan karena mereka melihat ini kunjungan yang sangat penting dan persahabatan ke depan antara Indonesia dengan Belanda," jelas Raja Willem, dalam sambutannya di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa 10 Maret 2020.

img_title Jokowi Bicara PSI dan Parliamentary Threshold: 5, 6, 7, 8 Persen Nggak Masalah

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengakui, bahwa Belanda adalah salah satu negara mitra terpenting Indonesia. Terutama di Eropa. Baik itu dalam hal investasi, bisnis hingga pariwisata.

"Di kawasan Eropa, Belanda adalah mitra dagang Indonesia terbesar kedua, mitra investasi terbesar pertama dan mitra pariwisata terbesar ke-4," jelas Presiden Jokowi.

img_title Jokowi Tunjukkan KTA di Hadapan Kader PSI di Bandung: Sudah Masuk Sejak Oktober 2025

Kepala Negara juga sangat senang, bahwa Raja Willem dan Ratu Maxima membawa serta banyak pengusaha asal negeri Kincir Angin itu ke Indonesia.

"Saya menyambut baik kunjungan sri baginda yang juga disertai pengusaha Belanda dalam jumlah yang besar," katanya.
 

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), kedua kiri

Kenapa Baru Tunjukkan KTA PSI? Jokowi: Suka-suka Saya Dong

Joko Widodo atau Jokowi akhirnya menjawab alasan dirinya baru menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada publik.

img_title
VIVA.co.id
27 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut