RI Sambut Investasi, Luhut: Tapi Tak Ada Kompromi Soal Kedaulatan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan
Sumber :
  • VIVA/Fikri Halim

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, meskipun pemerintah sangat terbuka kepada pihak manapun terkait soal investasi, namun mereka harus tetap menghormati aspek-aspek kedaulatan Indonesia.

img_title Kadin: Investasi Dalam Negeri Tembus Rp 2.000 triliun di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Termasuk, dalam hal kedaulatan maritim dan batas-batas wilayah Indonesia, khususnya di kawasan perbatasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita tidak akan pernah kompromi dengan siapapun dalam soal kedaulatan maritim," kata Luhut di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 22 Juni 2020.

img_title Prabowo Sebut Pendidikan Butuh Investasi yang Besar, Akui Korupsi Sesungguhnya Awal Kehancuran Bangsa

Luhut pun mencontohkan misalnya untuk masalah perbatasan wilayah Indonesia di kawasan Natuna, yang memiliki potensi sengketa dan permasalahan lainnya dengan para negara tetangga.

Dia menegaskan, pihaknya telah dengan tegas dan jelas memberikan pesan kepada para negara tetangga di sekitar wilayah perbatasan Indonesia di wilayah Natuna, terkait masalah teritori dan kedaulatan negara.

img_title Suahasil Pede Investasi di RI Tumbuh 7% pada 2027, Ini Faktornya

Hal itu yang menurutnya akan menjadi salah satu pijakan RI sebagai sebuah negara yang berintegritas, dimana batas kedaulatan wilayah merupakan hal yang utama untuk dipertahankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita boleh berteman, tapi jangan sampai ke sini, karena itu akan mengusik kita. Kami akan tegas mengenai ini," kata Luhut.

"Kau boleh berinvestasi di negeriku, tapi kalau soal territory integrity, kami tidak akan pernah diskusi mengenai hal itu," ujarnya. 

Korban dugaan penipuan investasi teknologi hijau

Tergiur Untung Harian hingga Bulanan, 99 Orang Malah Kehilangan Rp5,7 Miliar

Tergiur janji keuntungan investasi teknologi hijau, puluhan orang justru kehilangan uang hingga miliaran rupiah. Mereka pun melapor ke Polda Metro Jaya.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut