Enam Perusahaan Digital Siap Pungut Pajak Mulai Agustus 2020

Dirjen Pajak Suryo Utomo.
Sumber :
  • Dokumentasi Kementerian keuangan.

VIVA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengungkapkan, enam perusahaan digital asal luar negeri telah siap memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas produk ataupun jasa yang diperdagangkannya di Indonesia.

img_title Era Transaksi Digital Tanpa Tunai Kian Meluas

Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo mengatakan, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2020, mereka akan ditunjuk untuk memungut PPN terhadap para konsumen produk-produknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami masih terus berjalan komunikasi paling tidak enam pelaku usaha luar negeri yang siap jadi pemungut PPN di awal periode," kata Suryo saat telekonferensi, Kamis, 26 Juni 2020.

img_title Teknologi AI Makin Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari, Pekerjaan Apa Saja yang Bisa Dibantu?

Meski begitu, Suryo masih enggan menyebutkan nama-nama perusahaan digital luar negeri yang sudah siap memungut PPN sebesar 10 persen itu. Sebab, dia menegaskan, nama-nama perusahaan tersebut akan langsung diumumkan pada awal Juli 2020.

Setelah diumumkan pada awal bulan itu, menurut dia, para perusahaan yang melakukan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) itu akan segera mulai memungut PPN pada Agustus 2020. Hal itu akan tertera dalam invoice atas produknya yang dibeli masyarakat.

img_title Danantara Siap Umumkan Investasi AI dan Pusat Data di New Asia Forum 2026

"Sesudah ditunjuk bulan berikutnya harus sudah mulai pungut, yakni di Agustus 2020 mereka sebagai pemungut PPN dan setelahnya harus setor ke kas negara," kata Suryo.

Sebagai informasi, dengan berlakunya PMK 48/2020 maka produk digital seperti layanan streaming musik, film, aplikasi dan games digital, serta jasa online dari luar negeri akan diperlakukan sama seperti berbagai produk konvensional yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari.

Ilustrasi game online.

Penjualan Game Fisik Alami Penurunan, Terancam Berakhir di Tahun 2028!

Penjualan game fisik PlayStation tertekan oleh dominasi digital. Sony berencana menghentikan produksi cakram game baru pada Januari 2028. Apa dampaknya bagi gamer.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut