IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat, Data Ekonomi saat Corona Jadi Pemicu

Karyawan melewati monitor pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Plaza Bank Mandiri, Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

VIVA – Indeks harga saham gabungan atau IHSG menghijau di level 4.925 pada pembukaan perdagangan Rabu 1 Juli 2020. Posisi itu menguat 20 poin atau 0,41 persen, dibanding penutupan perdagangan Selasa 30 Juni 2020 di level 4.905.

img_title IHSG Ambruk 1,99 Persen ke 5.266, Rupiah Rp18.167 dan Minyak Brent Jadi Beban

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi memprediksi, IHSG akan bergerak dan mencoba kembali ke zona hijau pada perdagangan hari ini, melanjutkan pergerakan tren jangka menengahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Data indeks kinerja manufaktur (purchasing managers index/PMI) Tiongkok yang meningkat, menjadi dorongan positif bursa saham Asia," kata Lanjar dalam keterangan tertulisnya, Rabu 1 Juli 2020.

img_title IHSG Sempat Anjlok saat Pembukaan, Berbalik Menguat ke 5.409 pada Perdagangan Selasa

Lanjar menjelaskan, investor masih menimbang angka ekonomi yang lebih baik terhadap peningkatan kasus pandemi Covid-19, sambil berfokus pada kesaksian The Fed dan Menteri Keuangan AS di depan komite jasa keuangan dan data laporan pekerja AS yang akan rilis pada hari Kamis besok.

Sementara dari dalam negeri, tingkat inflasi yang akan dirilis hari ini diperkirakan bakal ikut meramaikan data ekonomi, yang juga akan menjadi sentimen selanjutnya bagi IHSG.

img_title IHSG Dibuka Menguat Tipis ke 5.442, Investor Bersiap Hadapi Pekan Penuh Agenda Bank Sentral

"Sehingga, kami perkirakan IHSG akan kembali bergerak mencoba tutup pada zona positif melanjutkan pergerakan tren jangka menengahnya, hingga pengujian resistance psikologis dengan support resistance 4.879-5.000," ujarnya.

Secara teknikal, analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji menjelaskan, berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.865,27 hingga 4.778,71.

"Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.975,54 dan 5.097,14," kata Nafan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

"Masih terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujarnya.

IHSG. (foto ilustrasi)

IHSG Ditutup Menguat ke 5.282, Saham Astra dan BBCA Melonjak Hampir 8 Persen

IHSG ditutup naik 0,31 persen ke 5.282,31 pada sore hari ini, Rabu 28 Oktober 2026. Saham ASII dan BBCA sangat menguat, sementara ISAT dan BRPT melemah.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut