Sentimen Positif Vaksin COVID-19 Buat Rupiah Bergerak Menguat

Rupiah Menguat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka menguat pada perdagangan spot hari ini, Rabu, 29 Juli 2020. Rupiah ditransaksikan di level Rp14.455 per dolar AS, atau menguat 0,55 persen dari level penutupan perdagangan kemarin.

img_title Rupiah Tertekan ke Rp17.913 per Dolar AS, Pasar Waspadai Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 29 Juli 2020: Global Stagnan, Antam Turun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, dalam perdagangan saat ini, seperti dilihat pukul 11.14 WIB, rupiah telah ditransaksikan di level Rp14.590 per dolar AS. Melemah 0,38 persen dari level penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp14.535 per dolar AS.

img_title Rupiah Menguat ke Rp17.896 per Dolar AS pada Jumat Pagi, Naik 19 Poin

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mematok nilai tengah rupiah hari ini di level Rp14.570 per dolar AS. Melemah dari nilai tengah kemarin di posisi Rp14.543 per dolar AS.

"Rupiah kemungkinan akan masih berfluktuatif dan ditutup menguat tipis di level Rp14.500-14.570," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, dikutip dari analisisnya hari ini.

img_title Rupiah Menguat ke Rp17.855, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak Global

Menurut Ibrahim, sentimen pelaku pasar keuangan saat ini positif didukung oleh informasi mengenai sudah siap digunakannya vaksin anti-COVID-19 buatan Moderna, akhir tahun ini. Upaya itu agar pemulihan ekonomi bisa terus berlanjut. 

"Jika uji coba tahap III sukses, terbukti vaksin aman dan efektif, maka tinggal menunggu restu dari otoritas kesehatan," kata Ibrahim.

Sementara itu, Ibrahim melanjutkan, dari sisi domestik, sentimen positif dipengaruhi oleh masih optimistisnya pelaku pasar keuangan terhadap penanganan dampak pandemi COVID-19 terhadap ekonomi Indonesia. Karenanya, kekhawatiran terhadap resesi tidak timbul saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, apabila penanganan efektif dan berjalan seiring dengan pembukaan aktivitas ekonomi, maka ekonomi bisa pulih pada kuartal III-2020 dengan pertumbuhan positif antara 0,4-1 persen dan kuartal IV akan akselerasi 2-3 persen. 

"Ketakutan pasar bahwa Indonesia akan menuju jurang resesi akan sirna dengan sendirinya, karena fundamental Indonesia saat ini masih cukup stabil dibandingkan fundamental masa Orde Baru yaitu 1998," papar dia. (art)

Ilustrasi rupiah dan dolar

Rupiah Melemah ke Rp18.080 per Dolar AS, Konflik Houthi dan Harga Minyak Jadi Sorotan

Rupiah sore hari ini ditutup melemah ke Rp18.080 per dolar AS akibat kekhawatiran pasokan energi global, kenaikan harga minyak, dan tekanan fiskal Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut