Industri Baja Susun Strategi Dongkrak Sektor Maritim

Ilustrasi industri baja.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

VIVA – Industri baja disebut punya peran vital terhadap sektor lain. Salah satu sektor yang membutuhkan baja adalah sektor maritim untuk bahan baku konstruksi kapal.

img_title Dukung Ekosistem Biodiesel Indonesia, Pertamina Tekankan Pentingnya Peran Logistik Maritim

Demikian disampaikan CEO dan Cofounder Myshipgo, Harlin E. Rahardjo. Ia menilai industri baja perlu berkolaborasi dengan sektor logistik dan transportasi laut dalam hal pengelolaan rantai pasoknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolaborasi ini perlu dilakukan untuk mendapatkan bahan baku dan mengirimkan produk-produknya ke customer atau pelanggan.

img_title PTK Sulap 57 Perpustakaan di Wilayah Operasional Tingkatkan Literasi Maritim

"Sektor maritim, kelautan dan logistik ini harus menjadi perhatian karena Indonesia negara kepulauan yang 2/3 wilayahnya terdiri dari laut," kata Harlin E. Rahardjo, dalam keterangan resminya, Senin, 10 Agustus 2020.

Baca Juga: Akulaku Restrukturisasi Rp47 Miliar Pinjaman akibat COVID-19

img_title Ibas: Indonesia Bangsa Maritim, Sumber Pangan hingga Perdagangan Ada di Laut

Myshipgo berharap dapat merangkul para stakeholders di sektor tersebut untuk berkolaborasi dan bersinergi untuk bangkit dari situasi pandemi COVID-19 demi memajukan Indonesia.

Myshipgo sendiri akan menyelenggarakan diskusi via Zoom yang bertajuk: Strategi Industri Baja Nasional dan Rantai Pasoknya Dalam Mendukung Sektor Kemaritiman dan Logistik Pasca Pandemi COVID-19. Diskusi dilakukan pada Rabu 12 Agustus 2020 pukul 10.00 WIB.

Diskusi akan dihadiri oleh Silmy Karim SE ME selaku Direktur Utama PT. Krakatau Steel Tbk, dan Setijadi ST MT, Chairman Supply Chain Indonesia.

"Merupakan kebanggaan bagi Myshipgo dan IMC, kami dapat menghadirkan Pak Silmy dan Pak Setijadi untuk menjadi narasumber," kata Harlin.

Harlin menjelaskan latar belakang Silmy sebagai pengusaha dan juga pimpinan perusahaan BUMN. Rekam jejaknya pernah menjadi Direktur Utama PT Pindad dan Krakatau Steel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dalam diskusi nanti hadir pula pelaku sektor maritim dan logistik. Pelaku itu antara lain seperti pemilik kapal, galangan kapal, operator logistik dan pelabuhan.

"Untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk memperkaya diskusi," ujar Dony Ari Nugroho, Moderator IMC dan Cofounder Myshipgo. (ase)

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto

Baja Indonesia Dihantam Bea Masuk 50% di Amerika dan Eropa, Airlangga: Inggris Juga Tak Mau Kalah

Menko Airlangga menyebut baja Indonesia dikenai tarif hingga 50% oleh AS-Eropa akibat Global Excess Steel yang dijalankan AS dan posisi baja sebagai komoditas strategis.

img_title
VIVA.co.id
6 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut