Bos Peruri Jawab Ucapan Ahok soal Rp500 Miliar

(Foto Ilustrasi) Peruri tunjukkan perangkat pengamanan pada uang kertas rupiah
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA – Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) buka suara merespons ucapan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait kerja sama digitalisasi senilai Rp500 miliar.

img_title Pertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan BBM dan LPG, Siapkan Ratusan Infrastruktur Distribusi

Direktur Utama Perum Peruri, Dwina Septiani Wijaya, mengaku tidak bisa bicara banyak terkait rencana bisnis kedua perusahaan tersebut. Sebab, kerja sama itu bersifat rahasia atau confidential.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait hal yang bersifat kontrak tentunya mungkin ini hal yang confidential apalagi kami high security company. Jadi mungkin kami tidak banyak bicara," kata dia saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Senin 28 September 2020.

img_title Pertamina dan Negara ASEAN Sepakat Perkuat Ketahanan Energi, Timor Leste Ikut Ambil Peran

Baca juga: Ribuan Sepatu New Balance Dibawa Kabur Sopir Truk, Dijual Rp150 Juta

Hanya saja dia menegaskan, Perum Peruri telah banyak bekerja sama untuk digitalisasi dengan berbagai perusahaan lain, tidak hanya Pertamina. Pelayanan maupun harga yang ditawarkan pun, kata Dwina merupakan kesepakatan terbaik. 

img_title Pemerintah Alihkan Pengadaan Impor Migas ke Lemigas, Bahlil Sebut Tak akan Bebani APBN

"Mungkin kami hanya bisa jelaskan terkait Pertamina ini bahwa sama seperti apa yang kami juga sudah lakukan dengan demikian banyak klien kami yang lain, termasuk juga BUMN," ungkap dia.

Dia menekankan, atas polemik yang sudah berkembang di tengah masyarakat, hubungan antara Perum Peruri dan Pertamina masih berjalan dengan sangat baik. Tidak seperti yang digambarkan dari ucapan Ahok.

"Bahwa hubungan kami dengan Pertamina juga sangat baik. Jadi sebetulnya enggak seperti yang ramai-ramai yang disampaikan," tegas dia.

Sebelumnya, Ahok bercerita BUMN percetakan uang, Perum Peruri meminta uang kepada Pertamina sebesar Rp500 miliar untuk proses paperless. Ahok menilai ini tidak masuk akal.

"Saya dipaksa tanda tangan digital. Tapi Peruri gendeng juga, masa minta Rp500 miliar untuk proses paperless di kantor Pertamina. Itu (Peruri) BUMN juga," kata Ahok di YouTube POIN dikutip 16 September 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahok menyindir untuk apa duit tersebut. Apakah itu mau dipakai untuk hanya tidur sepuluh tahun dan tidak mau bekerja lagi.

"Itu sama aja udah dapat (duit) Pertamina. Enggak mau bekerja lagi, tidur sepuluh tahun. (Mau) Jadi ular sanca, ular piton? saya bilang," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (ren)

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE.

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE, Dari Air untuk Sawah hingga Energi Mandiri

Teknologi berbasis energi terbarukan yang membantu petani mengatasi pasokan air dan mengurangi tingginya biaya operasional pertanian, menarik perhatian delegasi ASCOPE.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut