Pemerintah Pastikan Program Vaksin COVID-19 Dimulai Awal November 2020

Menko Luhut dan Menkes Terawan bertemu pimpinan produsen vaksin di Tiongkok
Sumber :
  • Dok. Kemenko Marves

VIVA – Pemerintah akan mulai program vaksin COVID-19 pada awal November 2020. Hal itu dipertegas di sela kunjungan kerja dan pertemuan bilateral Pemerintah RI dengan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok atau China dan jajaran pemerintahan China.

img_title Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra Buka Suara Soal Usulan Perubahan Definisi Korupsi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan harapan kepada Menteri Luar Negeri RRT, Wang Yi, bahwa kerja sama ke depan untuk rumah sakit bisa lebih diperbanyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ingin lebih banyak kerja sama antarrumah sakit, pertukaran dokter dan tenaga kesehatan, kolaborasi riset dan teknologi antara kedua negara," kata Luhut dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin, 12 Oktober 2020.

img_title Usul Luhut Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi

Baca juga: Mau Ada Demo Tolak Omnibus Law di Depan Istana, Cek Pengalihan Arus

Dalam kesempatan itu, Luhut bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga bertemu dengan pimpinan perusahaan produsen vaksin COVID-19 di Yunan, China. Perusahaan itu adalah Cansino, G42/Sinopharm, dan Sinovac. Turut hadir dalam kesempatan itu, Duta Besar RI Djauhari Oratmangun dan Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir.

img_title Luhut Bidik Hilirisasi Kratom dan Kemenyan di 2027: Ini Sama Seperti Nikel

Pertemuan ini disebut bertujuan untuk memfinalisasi pembelian vaksin COVID-19 yang telah dijajaki oleh Menteri BUMN dan Menteri Luar Negeri dan dalam konteks persiapan eksekusi vaksinasi, transfer teknologi, dan penjajakan produksi regional di Indonesia.  

Vaksin dari ketiga perusahaan tersebut diketahui sudah masuk pada tahap akhir uji klinis tahap ke-3 dan dalam proses mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) di sejumlah negara.

Cansino melakukan uji klinis tahap ke-3 di Tiongkok, Arab Saudi, Rusia dan Pakistan. G42/Sinopharm melakukan uji klinis tahap ke-3 di Tiongkok, Uni Emirat Arab (UEA), Peru, Moroko dan Argentina. Sementara itu, Sinovac melakukan uji klinis tahap ke-3 di Tiongkok, Indonesia, Brazil, Turki, Banglades, dan Chile. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Emergency Use Authorization dari Pemerintah Tiongkok telah diperoleh ketiga perusahaan tersebut pada bulan Juli 2020. Pemerintah UAE ikut memberikan emergency use authorization kepada G42/Sinopharm.

Tim inspeksi yang terdiri dari unsur BPOM, Kementerian Kesehatan, MUI, Bio Farma akan bertolak ke Tiongkok pada tanggal 14 Oktober 2020 untuk melihat kualitas fasilitas produksi dan kehalalan vaksin produksi Sinovac, dan Cansino. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut