Kembangkan Produk Halal UMKM, Pemerintah Buka Program Digitalisasi

Ilustrasi produk dan logo halal.
Sumber :
  • Official MIHAS

VIVA – Pemerintah membuka program baru berupa pelatihan digitalisasi pemasaran dan manajemen halal untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program itu untuk mendorong kinerja UMKM di tengah pandemi COVID-19.

img_title Tiket Pesawat dan Kapal Diskon 30 Persen saat Nataru 2026, Pemerintah Siapkan Stimulus Rp883 Miliar

Baca Juga: Jika KAMI Jadi Partai, Jenderal Gatot: Saya yang Pertama Keluar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, program ini terbuka untuk publik. Namun, tahap awal diprioritaskan bagi UMKM binaan kementerian atau lembaga (K/L) dan organisasi masyarakat.

img_title Airlangga Ungkap Target Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Sasar 28 Juta Keluarga untuk Dongkrak Daya Beli

"Ke depan diharapkan dapat dilaksanakan secara masif dan tahap pertama diutamakan kelompok binaan K/L serta organisasi kelembagaan atau kemasyarakatan," kata Airlangga, saat peluncuran program, Selasa, 20 Oktober 2020.

Program itu merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama.

img_title Airlangga Siapkan 3 Jalur Kredit Rp400 Triliun pada 2027, KUR hingga Alsintan

Selain itu, melibatkan platform digital berbasis syariah, di antaranya Linkaja Syariah, Tokopedia Salam, Blibli Hasanah, dan Bukalapak. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas produktivitas UMKM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai pelatihan, UMKM yang memenuhi kualifikasi halal nantinya akan memperoleh sertifikasi halal dan mendapat akses pendampingan di pusat layanan terpadu koperasi usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Akan memperoleh sertifikasi halal dan juga selama pascapelatihan akan diarahkan mengakses pendampingan di pusat layanan terpadu di KUMKM daerah masing-masing," ujar Airlangga. (art)

Ilustrasi bantuan sosial

Pemerintah Siapkan Stimulus Puluhan Triliun untuk Warga, Ini Daftar Bantuan dan Insentif yang Segera Jalan

Pemerintah sudah stimulus ekonomi berupa bantuan beras, subsidi upah, diskon Nataru, insentif pajak, magang, dan KPR bersubsidi mulai akhir 2026 hingga 2027.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut