Mengenal RCEP, Zona Perdagangan Bebas Terbesar Dunia Tanpa Libatkan AS
- VIVA/Muhamad Solihin
Di Indonesia, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengaku optimistis dalam waktu 5 tahun setelah diratifikasi, RCEP berpotensi meningkatkan ekspor Indonesia ke negara-negara peserta sebesar 8-11 persen. Investasi ke Indonesia juga berpotensi meningkat 18-22 persen.
“Melalui RCEP ini, Indonesia juga dapat menikmati spillover effect dari FTA (Free Trade Agreement) yang dimiliki negara anggota RCEP dengan negara-negara non-anggota. Perluasan peran Indonesia melalui global supply chain dari spillover effect ini berpotensi meningkatkan ekspor Indonesia ke dunia sebesar 7,2 persen,” ungkapnya dikutip dari laman Setkab.go.id.
Agus menjabarkan, optimisme itu didasari oleh data ekspor Indonesia ke 14 negara RCEP selama 5 tahun terakhir. Pada periode itu, kinerja RI menunjukkan tren positif sebesar 7,35 persen.
“Pada tahun 2019, total ekspor nonmigas ke kawasan RCEP mewakili 56,51 persen total ekspor Indonesia ke dunia, yakni senilai US$84,4 miliar. Sementara dari sudut impor, RCEP mewakili 65,79 persen total impor Indonesia dari dunia, yakni senilai US$102 miliar,” terangnya. (ren)