IHSG Dibuka Menghijau, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Karyawan melewati monitor pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Plaza Bank Mandiri, Jakarta. (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

VIVA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menghijau di level 5.583 pada pembukaan perdagangan Senin 23 November 2020. Posisi itu menguat 11 poin atau 0,21 persen, dibanding penutupan perdagangan Jumat 20 November 2020 di level 5.571.

img_title IHSG Dibuka Melemah pada Rabu Pagi, Tekanan Rupiah hingga Sentimen MSCI Jadi Perhatian Investor

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, memprediksi IHSG memiliki potensi untuk bergerak terkoreksi pada perdagangan hari ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah sebelumnya indeks sektor pertambangan dan konsumsi melemah lebih dari sepersen, dan menjadi penekan IHSG," kata Lanjar dalam keterangan tertulisnya, Senin 23 November 2020.

img_title IHSG Ambruk 1,99 Persen ke 5.266, Rupiah Rp18.167 dan Minyak Brent Jadi Beban

Lanjar menjelaskan, data Transaksi berjalan indonesia untuk kuartal ketiga, dirilis surplus jauh di atas ekspektasi. Surplus transaksi berjalan Indonesia yang pertama sejak kuartal ketiga di tahun 2011 itu tidak mampu menahan aksi jual investor.

Secara global, investor di kawasan Eropa mulai berhati-hati mengambil sikap setelah mengalami penguatan signifikan pada pasar global. Potensi terjadi pembatasan baru gelombang kedua di Eropa masih menjadi faktor penahan.

img_title IHSG Sempat Anjlok saat Pembukaan, Berbalik Menguat ke 5.409 pada Perdagangan Selasa

Di Amerika Serikat, konflik antara gedung putih dan The Federal Reserve mengenai program pinjaman darurat memanas, di tengah kebangkitan kembali COVID-19.

"IHSG berpotensi bergerak sedikit terkoreksi dengan support resistance 5.540-5.600," ujarnya.

Sementara secara teknikal, analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji, menjelaskan, berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance berada pada level 5.529,96 hingga 5.695,53. Berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal positif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan overbought atau jenuh beli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG," ujarnya. 

Nafan juga memberikan rekomendasi mengenai saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, diantaranya yakni ANTM, CPIN, CTRA, HOKI, INDF, LPPF, SILO. (ren)

IHSG. (foto ilustrasi)

IHSG Ditutup Menguat ke 5.282, Saham Astra dan BBCA Melonjak Hampir 8 Persen

IHSG ditutup naik 0,31 persen ke 5.282,31 pada sore hari ini, Rabu 28 Oktober 2026. Saham ASII dan BBCA sangat menguat, sementara ISAT dan BRPT melemah.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut